Ratusan Warga Tarikolot Memulai Lembaran Baru Sejak 2010

Jum'at, 12 Februari 2021 - 20:33 WIB
“Perjalanan (relokasi) alot. Alasan masyarakat bermacam-macam ketika diminta pindah ke Buahlega. Saya memang punya wewenang untuk memaksa, tapi saya ingin secara sukarela A, mereka pindah teh,” jelas Karwan.

Empat tahun kemudian, atau tepatnya 2014, Kampung Tarikolot kembali diterjang bencana alam. Kali ini, kampung itu dihantam bencana pergerakan tanah, yang efeknya lumayan besar. Pascabencana itulah, semakin banyak warga yang akhirnya mau pindah ke kampung baru mereka, Buahlega.

“Mereka sukarela untuk pindah. Karena daerah itu memang rawan. Namun memang tidak semua. Di sana masih ada 8 KK dengan jumlah warga sebanyak 13 orang. Sampai saat ini, prinsif saya ya tadi itu, mereka pindah dengan sukarela, atas dasar keselamatan,” papar dia. Baca: Kisah Kampung Mati Tarikolot Majalengka, Sunyi Usai Ditinggal Boyongan.

Buahlega sendiri merupakan kampung yang benar-benar baru di Desa Sidamukti itu. Sehingga, tentunya diperlukan langkah cepat agar kampung itu benar-benar layak menjad perkampungan, yang dihuni oleh ratusan orang.

Menghidupkan aktivitas ekonomi, mutlak dibutuhkan agar kampung itu bisa segera ‘hidup,’ mengejar kampung-kampung lainnya yang ada di desa itu. Beruntung, sekitar kampung itu, cukup kaya potensi wisata.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!