Diduga Keliru Update Data Covid-19 Bupati Pangandaran Marahi Kepala Dinas Kesehatan
Sabtu, 16 Mei 2020 - 21:32 WIB
Saat tiba sesi tanya jawab, Jeje kemudian mempertanyakan hal itu kepada Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil. Menanggapi hal itu Ridwan Kamil mengatakan pihaknya akan memeriksa kembali data tersebut. "Kami akan telit lagi data, mungkin karena harinya panjang sementara kasus hariannya tidak ada," kata Ridwan Kamil.
Ridwan Kamil juga menyarankan supaya Dinas Kesehatan Kabupaten Pangandaran berdiskusi dengan tim Provinsi Jawa Barat untuk meluruskan data. "Kami curiga data keliru, yang saya tahu kasus positif Covid-19 di Pangandaran hanya satu dan itu sudah sembuh," tambah Ridwan Kamil.
Menyikapi tanggapan Gubernur Jawa Barat, Jeje sependapat bahwa diduga ada yang salah dalam perhitungan atau pengolahan data. "Bisa jadi kesalahan data ada di anak buah saya yaitu Kepala Dinas Kesehatan," jelas Jeje.
Jeje menegaskan, hasil rekap data dan perhitungan indeks reproduksi Covid-19 akan jadi acuan untuk memutuskan langkah yang diambil kedepan. "Kalau benar level kewaspadaan Pangandaran merah, berarti kita lanjutkan PSBB, yang saya khawatir melakukan langkah yang salah," pungkas Jeje.
Ridwan Kamil juga menyarankan supaya Dinas Kesehatan Kabupaten Pangandaran berdiskusi dengan tim Provinsi Jawa Barat untuk meluruskan data. "Kami curiga data keliru, yang saya tahu kasus positif Covid-19 di Pangandaran hanya satu dan itu sudah sembuh," tambah Ridwan Kamil.
Menyikapi tanggapan Gubernur Jawa Barat, Jeje sependapat bahwa diduga ada yang salah dalam perhitungan atau pengolahan data. "Bisa jadi kesalahan data ada di anak buah saya yaitu Kepala Dinas Kesehatan," jelas Jeje.
Jeje menegaskan, hasil rekap data dan perhitungan indeks reproduksi Covid-19 akan jadi acuan untuk memutuskan langkah yang diambil kedepan. "Kalau benar level kewaspadaan Pangandaran merah, berarti kita lanjutkan PSBB, yang saya khawatir melakukan langkah yang salah," pungkas Jeje.
(alf)
Lihat Juga :