Dihantam COVID-19, Wisata di Kabupaten Bandung Barat Babak Belur
Minggu, 24 Januari 2021 - 07:41 WIB
Terlebih pada masa Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM), kunjungan hanya sekitar 20% dari carrying capacity yang diperbolehkan 50%. Otomatis itu berdampak pada pendapatan para pengelola wisata yang menurun drastis. Sementara di satu sisi, operasional bertambah akibat harus menerapkan protokol kesehatan. "Roda ekonomi masyarakat juga jadi terdampak, seperti yang bekerja di sektor wisata, pelaku seni, dan warga lainnya yang mengandalkan perekonomian dari sektor wisata. Jumlahnya ada sekitar 5.000-an orang," sebutnya. Baca Juga: Resahkan Warga, Tempat Judi di 2 Kabupaten Ini Digerebek Polda Jambi.
Kabid Pariwisata, Disparbud KBB, David Oot menambahkan, angka wisatawan yang tercatat selama 2020 adalah mereka yang berkunjung ke-78 destinasi wisata. Tersebar di Kecamatan Cisarua, Lembang, Parongpong, Padalarang, Cipatat, Cililin, Rongga, Gununghalu, Saguling, Cikalongwetan, Batujajar, dan Cipeundeuy.
"Paling banyak destinasi wisata di Lembang ada 43 tempat. Untuk total kunjungan wisatawan selama setahun ke KBB ada 4.088.811, terdiri dari 4.064.126 wisatawan nusantara dan 24.684 dari mancanegara," ujarnya.
Kabid Pariwisata, Disparbud KBB, David Oot menambahkan, angka wisatawan yang tercatat selama 2020 adalah mereka yang berkunjung ke-78 destinasi wisata. Tersebar di Kecamatan Cisarua, Lembang, Parongpong, Padalarang, Cipatat, Cililin, Rongga, Gununghalu, Saguling, Cikalongwetan, Batujajar, dan Cipeundeuy.
"Paling banyak destinasi wisata di Lembang ada 43 tempat. Untuk total kunjungan wisatawan selama setahun ke KBB ada 4.088.811, terdiri dari 4.064.126 wisatawan nusantara dan 24.684 dari mancanegara," ujarnya.
(nag)
Lihat Juga :