Kisah 15 Pengungsi Gempa Majene yang Bertahan Hidup di Hutan dengan Makan Seadanya

Sabtu, 16 Januari 2021 - 23:25 WIB
“ Ya kami baru makan setelah tiba di Desa Tamanggalle. Sebelumnya sejak gempa mengguncang pada Jumat dinihari kita langsung mengungsi,” kata Sitti Rusmi salah satu korban.

Sitti Rusmi menceritakan, rumahnya hancur dan telah rata dengan tanah begitupun rumah warga lainnya yang tinggal di Pesisir Pantai Ulumanda, Dusun Parabaya yang dekat dengan pusat gempa.

Baca juga : Miris! Warga Majene Adang Kendaraan dan Berebut Sembako Bantuan Gempa

“Saat kejadian kami sekeluarga ketakutan luar biasa dan berusaha menyelamatkan diri ke perbukitan. Namun tak bertahan lama setelah tanah di sekitar tempat mengungsi terbelah. Kami pun sebanyak empat kali berpindah tempat sejak awal gempa terjadi hingga Sabtu sore ini tiba di Desa Tamangalle,” ungkap Sitti Rusmi.

Selama di pengungsian di sekitar perbukitan Sitti Rusmi bertahan dengan makanan terbatas dan seadanya. Bahkan sempat kelaparan lantaran minimnya persediaan sembako.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!