10 Ribu Vial Vaksin Sinovac Tiba di Kalimantan Barat
Selasa, 05 Januari 2021 - 15:08 WIB
Sebanyak sepuluh ribu vial Vaksin Sinovac dari Kementerian Kesehatan Republik Indonesia sudah tiba di Kalbar melalui Bandara Internasional Supadio Pontianak. Foto Faisal
KALBAR - Sebanyak sepuluh ribu vial Vaksin Sinovac dari Kementerian Kesehatan Republik Indonesia sudah tiba di Kalimantan Barat (Kalbar) melalui Bandara Internasional Supadio Pontianak, Kubu Raya, Kalimantan Barat, Selasa, (5/01/2021) sekitar pukul 09.30 WIB.
Sepuluh ribu vial Vaksin Sinovac Covid-19 tersebut diangkut dengan menggunakan pesawat lion air. Pengawalan ketat terlihat dilakukan aparat dari pihak TNI dan Polri terhadap sepuluh ribu vial Vaksin Covid-19 menuju ke kantor Dinas Kesehatan Kalbar. (Bac juga: BPOM Pastikan Mutu Vaksin Sinovac Aman dari Bahan Berbahaya)
Kepala Dinas Kesehatan Kalbar, Harisson mengatakan bahwa untuk dropan pertama ini Kalimantan Barat hanya menerima sepuluh ribu vial vaksin Covid-19 saja, dikarenakan kapasitas cold room yang ada saat ini terbatas, karena juga akan digunakan untuk penyimpanan vaksin jenis lain. “Hari ini, kita hanya menerima sepuluh ribu vial vaksin saja dan selanjutnya akan di kirim secara bertahap,”kata Harisson.
Selanjutnya Harisson juga mengatakan bahwa untuk pengiriman vaksin ke Kabupaten/ Kota Dinas Kesehatan Kalbar masih menunggu rekomendasi terhadap pengunaan dalam keadaan darurat dari Balai POM. Dan rekomendasi tersebut rencananya akan diterbitkan pada tanggal 11 Januari 2021.
Sepuluh ribu vial Vaksin Sinovac Covid-19 tersebut diangkut dengan menggunakan pesawat lion air. Pengawalan ketat terlihat dilakukan aparat dari pihak TNI dan Polri terhadap sepuluh ribu vial Vaksin Covid-19 menuju ke kantor Dinas Kesehatan Kalbar. (Bac juga: BPOM Pastikan Mutu Vaksin Sinovac Aman dari Bahan Berbahaya)
Kepala Dinas Kesehatan Kalbar, Harisson mengatakan bahwa untuk dropan pertama ini Kalimantan Barat hanya menerima sepuluh ribu vial vaksin Covid-19 saja, dikarenakan kapasitas cold room yang ada saat ini terbatas, karena juga akan digunakan untuk penyimpanan vaksin jenis lain. “Hari ini, kita hanya menerima sepuluh ribu vial vaksin saja dan selanjutnya akan di kirim secara bertahap,”kata Harisson.
Selanjutnya Harisson juga mengatakan bahwa untuk pengiriman vaksin ke Kabupaten/ Kota Dinas Kesehatan Kalbar masih menunggu rekomendasi terhadap pengunaan dalam keadaan darurat dari Balai POM. Dan rekomendasi tersebut rencananya akan diterbitkan pada tanggal 11 Januari 2021.
Lihat Juga :