Vaksin COVID-19, Gubernur Banten Usul Anak Sekolah dan Guru Diutamakan

Rabu, 23 Desember 2020 - 23:50 WIB
(Baca juga: Risma Rangkap Jabatan, Pengamat Hukum Tata Negara: Apa yang Mau Dipertahankan?)



“Saya belum tahu vaksin itu, saya termasuk yang nggak divaksin nanti. Diskriminasi, diatas (usia) 59 (tahun) tidak divaksin katanya. Jangan dibeda-bedain ngapa, saya tersinggung. Iya orang pada divaksin biar nyaman, galau kan nggak gini juga, kalau saya bukan stigmanya tapi manfaatnya,” ungkapnya.

Jika bisa, pria yang kerap disapa WH itu mengusulkan vaksin diprioritaskan untuk anak sekolah. Sehingga, mereka aman untuk menggelar tatap muka. “Saya usul anak sekolah diutamakan dan guru. Saya usulkan Dinkes, anak sekolah diprioritaskan,” paparnya.

Di tempat yang sama, Jubir satgas percepatan penanganan COVID-19 Provinsi Banten, Ati Pramudji Hastuti menjelaskan, vaksin Corona jenis Sinovac tidak dapat diberikan kepada masyarakat yang di bawah usia 18 tahun dan di atas 59 tahun. Orang yang telah disuntik vaksin sebanyak 2 kali akan aman selama satu tahun.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!