Lagi, Jumlah Kematian di Jawa Timur Akibat COVID-19 Tertinggi Nasional
Rabu, 23 Desember 2020 - 18:56 WIB
Pemprov Jatim sendiri terus mengantisipasi potensi kenaikan kasus baru COVID-19. Khususnya pada libur akhir tahun 2020.
Pasalnya, saat libur panjang, akan ada peningkatan interaksi antar masyarakat yang cukup tinggi. Hal tersebut berpotensi penyebaran virus Sars-CoV-2 yang menyebabkan COVID-19.
“Kita bisa melihat data ketika terjadi interaksi masyarakat yang mobilitasnya tinggi, maka ada kecenderungan peningkatan kasus COVID-19 yang cukup signifikan,” kata Gubernur Jatim, Khofifah Indar Parawansa, Rabu (23/12/2020).
Berdasarkan data Pemprov Jatim, peningkatan interaksi antar masyarakat pernah terjadi pada saat libur perayaan Idul Fitri, peringatan 17 Agustus, termasuk juga saat libur panjang pada akhir Oktober-awal November 2020 lalu.
(Baca juga: Dilantik Jadi Mensos, Risma Bisa Panaskan Bursa Gubernur dan Pilpres)
Pasalnya, saat libur panjang, akan ada peningkatan interaksi antar masyarakat yang cukup tinggi. Hal tersebut berpotensi penyebaran virus Sars-CoV-2 yang menyebabkan COVID-19.
“Kita bisa melihat data ketika terjadi interaksi masyarakat yang mobilitasnya tinggi, maka ada kecenderungan peningkatan kasus COVID-19 yang cukup signifikan,” kata Gubernur Jatim, Khofifah Indar Parawansa, Rabu (23/12/2020).
Berdasarkan data Pemprov Jatim, peningkatan interaksi antar masyarakat pernah terjadi pada saat libur perayaan Idul Fitri, peringatan 17 Agustus, termasuk juga saat libur panjang pada akhir Oktober-awal November 2020 lalu.
(Baca juga: Dilantik Jadi Mensos, Risma Bisa Panaskan Bursa Gubernur dan Pilpres)
Lihat Juga :