DPRD Kendal Dorong Pemdes Alokasikan Dana Desa untuk Tanggap Corona
Kamis, 16 April 2020 - 20:52 WIB
Anggota Komisi A DPRD Kendal, Rizky Aritonang mendorong pemdes menganggarkan dana desa untuk tanggap corona. Foto/Istimewa
KENDAL - Peran pemerintahan desa (pemdes) dalam upaya pencegahan wabah Covid-19 sangat penting. Pemdes sebagai pihak yang bersentuhan langsung dengan warga, diharapkan mampu menekan penyebaran virus corona yang sedang menjadi pandemi di hampir seluruh negara di dunia.
Untuk memaksimalkan peran aparatur pemdes, anggota DPRD Kendal terjun ke dapilnya masing-masing memantau pelaksanaan tanggap Covid-19 yang dilakukan para pemangku kepentingan terkait.
Seperti yang dilakukan Rizky Aritonang, anggota DPRD dari Dapil V, yang memantau langsung ke sejumlah desa di Kecamatan Weleri dalam tiga hari terakhir ini, 13-15 April 2020. Meliputi Desa Penaruban, Karangdowo, Karanganom dan Desa Payung. Di desa yang dikunjungi ini, pihaknya melihat langsung sejauh mana kesiapan pemerintah desa melakukan upaya pencegahan Covid-19.
"Saya mengapresiasi sikap responsif pemdes yang telah melakukan upaya pencegahan kepada warganya. Seperti melakukan penyemprotan disinfektan, melakukan sosialisasi pencegahan kepada warganya, mendata dan memantau setiap kedatangan warga yang masuk ke desanya," kata Aritonang, Kamis (16/4/2020).
Untuk memaksimalkan peran aparatur pemdes, anggota DPRD Kendal terjun ke dapilnya masing-masing memantau pelaksanaan tanggap Covid-19 yang dilakukan para pemangku kepentingan terkait.
Seperti yang dilakukan Rizky Aritonang, anggota DPRD dari Dapil V, yang memantau langsung ke sejumlah desa di Kecamatan Weleri dalam tiga hari terakhir ini, 13-15 April 2020. Meliputi Desa Penaruban, Karangdowo, Karanganom dan Desa Payung. Di desa yang dikunjungi ini, pihaknya melihat langsung sejauh mana kesiapan pemerintah desa melakukan upaya pencegahan Covid-19.
"Saya mengapresiasi sikap responsif pemdes yang telah melakukan upaya pencegahan kepada warganya. Seperti melakukan penyemprotan disinfektan, melakukan sosialisasi pencegahan kepada warganya, mendata dan memantau setiap kedatangan warga yang masuk ke desanya," kata Aritonang, Kamis (16/4/2020).
Lihat Juga :