Miris Petani Milenial di Kota Cimahi Hanya Ada 12 Orang, Ketahanan Pangan Terancam

Sabtu, 19 Desember 2020 - 07:14 WIB
"Kalau melihat minat sebenarnya mereka itu cukup tinggi, hanya masih perlu bimbingan dan suport dari pemerintah, seperti fasilitasi dan sarana produksi," ucapnya.

Keberadaan petani muda sangat dibutuhkan sebagai upaya regenerasi petani, dan menciptakan pertanian yang maju, mandiri, serta modern. Terlebih dengan kemajuan teknologi seperti sekarang, bertani kini tidak harus selalu identik dengan cangkul.

Plt Wali Kota Cimahi , Ngatiyana menyebutkan, Pemkot Cimahi akan terus mendorong lahirnya petani muda. Salah satunya dengan menyediakan lahan untuk digarap oleh petani milenial. Rencanannya akan menggunakan lahan yang ada di Brigif 15/Kujang II Jalan Kebon Rumput, Kota Cimahi .

(Baca juga: Tolak Rapid Test di Pelabuhan Bakauheni, Ratusan Massa Pendukung Habib Rizieq Gagal ke Jakarta )

"Kalau ada izin dari Komandan Brigif, lahan itu bisa dimanfaatkan oleh petani milenial. Nilai ekonomisnya bisa dirasakan, baik untuk masyarakat, keluarga Brigif, ataupun anak-anak muda itu sendiri," ucapnya.
(eyt)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!