Pengeluaran Per Kapita Warga Jatim Turun 1,18% Akibat Pandemi COVID-19

Sabtu, 19 Desember 2020 - 00:50 WIB
ilustrasi
SURABAYA - Pada tahun 2020, pengeluaran per kapita warga Jawa Timur (Jatim) mencapai Rp11,60 juta per tahun. Angka itu naik sebesar 15,87% dibanding tahun 2013.

Peningkatan pengeluaran ini menjadi indikasi peningkatan pendapatan masyarakat. Namun, jika dibandingkan dengan tahun 2019, pengeluaran per kapita yang disesuaikan turun 1,18% akibat pandemi COVID-19 selama tahun 2020.



Secara kewilayahan, pengeluaran per kapita yang disesuaikan tahun 2020 tertinggi tercatat di Surabaya yang sebesar Rp17,76 juta. Diikuti Kota Malang, Kota Madiun dan Kabupaten Sidoarjo masing - masing Rp16,59 juta, Rp16,02 juta dan Rp14,46 juta.

(Baca juga: Diterjang Pandemi COVID-19, Perusahaan Fintech P2P Lending Bukukan Pembiayaan Rp300 M )

“Sementar pengeluaran perkapita terendah tercatat di Bangkalan yang sebesar Rp8,61 juta,” kata Kepala Bidang Nerwilis BPS Jatim Khaerul Agus, dalam rilisnya, Jumat (18/12/2020).

Untuk memutus rantai pandemi COVID-19, Pemerintah telah mengambil kebijakan work from home (WFH), School From Home (SFH) dan Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB). Dampak dari kebijakan tersebut memang menjadikan perekonomian sedikit melambat.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!