CROWDO & One Hope Kenalkan Manfaat Fintech Lending di Masa Pandemi COVID-19
Selasa, 15 Desember 2020 - 14:59 WIB
Menurutnya, data yang telah diterima OJK, bisnis pinjaman fintech peer to peer (P2P) lending telah mencapai Rp 128,7 triliun hingga kuartal III 2020. Dia menambahkan, nilai itu tumbuh dari posisi tahun lalu hanya Rp 44,8 triliun.
"Hal ini membuktikan bahwa industri P2P lending turut mendorong dan menggerakkan perekonomian negara seiring dengan pertumbuhannya yang signifikan. Kenaikan pesat penyaluran pinjaman P2P lending ini tak lepas dari peningkatan jumlah akun peminjam (borrower) dan pemberi pinjaman (lender), dengan pengguna aktif rentang usia produktif 19-34 tahun," terangnya dalam rilis yang diterima sindonews.
(Baca juga: Peredaran Berita Hoax di Jateng Tak Separah DKI Jakarta, Ini Sebabnya )
Dia juga menambahkan, Kementerian Koordinator Bidang Perekonomian berharap stakeholders terkait mampu menjaga tren pertumbuhan positif ini, sehingga industri fintech P2P lending ke depan terus bisa berinovasi dalam memberikan layanan keuangan terhadap masyarakat.
"Hal ini membuktikan bahwa industri P2P lending turut mendorong dan menggerakkan perekonomian negara seiring dengan pertumbuhannya yang signifikan. Kenaikan pesat penyaluran pinjaman P2P lending ini tak lepas dari peningkatan jumlah akun peminjam (borrower) dan pemberi pinjaman (lender), dengan pengguna aktif rentang usia produktif 19-34 tahun," terangnya dalam rilis yang diterima sindonews.
(Baca juga: Peredaran Berita Hoax di Jateng Tak Separah DKI Jakarta, Ini Sebabnya )
Dia juga menambahkan, Kementerian Koordinator Bidang Perekonomian berharap stakeholders terkait mampu menjaga tren pertumbuhan positif ini, sehingga industri fintech P2P lending ke depan terus bisa berinovasi dalam memberikan layanan keuangan terhadap masyarakat.
Lihat Juga :