2021, Guru Besar Unpad Sebut Ekonomi Global Bakal Tumbuh 5 Persen
Senin, 14 Desember 2020 - 09:47 WIB
“Jika bicara kuartal ke kuartal, kuartal 2 ke 3 sudah mulai membaik sehingga negatifnya menjadi tidak terlalu tinggi. Kuartal ke-4 juga akan semakin kecil year on year-nya,” jelas Prof. Nury.
Nilai tukar rupiah terhadap dollar AS cenderung menguat. Meski dikhawatirkan nilai tukar rupiah akan tembus di angka Rp15.000, dampak ketidakpastian dari pemilu AS menjadikan rupiah cenderung terapresiasi mendekati angka Rp14.000.
Selain itu, aktivitas pasar modal di Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) juga cenderung naik, walaupun kenaikan ini melahirkan dua sisi mata uang di kalangan pakar ekonomi.
Meski pertumbuhan dinilai positif, Indonesia tetap dihadapkan pada pekerjaan rumah sebagai dampak dari pandemi COVID-19.
(Baca juga: 6 Pengawal Habib Rizieq Tewas Ditembak, Aktivis Jabar: Tak Perlu Dibentuk TPF)
Nilai tukar rupiah terhadap dollar AS cenderung menguat. Meski dikhawatirkan nilai tukar rupiah akan tembus di angka Rp15.000, dampak ketidakpastian dari pemilu AS menjadikan rupiah cenderung terapresiasi mendekati angka Rp14.000.
Selain itu, aktivitas pasar modal di Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) juga cenderung naik, walaupun kenaikan ini melahirkan dua sisi mata uang di kalangan pakar ekonomi.
Meski pertumbuhan dinilai positif, Indonesia tetap dihadapkan pada pekerjaan rumah sebagai dampak dari pandemi COVID-19.
(Baca juga: 6 Pengawal Habib Rizieq Tewas Ditembak, Aktivis Jabar: Tak Perlu Dibentuk TPF)
Lihat Juga :