Lawan Corona, Petrokimia Gresik Bantu 20 Daerah di Jatim Rp7,9 Miliar
Selasa, 12 Mei 2020 - 20:31 WIB
Bantuan APD di antaranya disalurkan melalui pemprov Jatim dan diserahkan langsung oleh Dirut Petrokimia Gresik selaku koordinator Satgas bersama Dirut PTPN X dan PT Sier, serta Direktur SDM & Umum PT PAL dan PT Pelindo 3, yang mewakili anggota Satgas, kepada Gubernur Jatim Khofifah Indar Parawansa di Gedung Grahadi Surabaya beberapa waktu lalu.
Menurut Rahmad, bantuan APD untuk tenaga kesehatan, menjadi sangat penting mengingat kasus positif COVID-19 di Jatim terus meningkat. Sehingga kebutuhan APD pun semakin tinggi. Bahkan, Jatim saat ini termasuk dalam provinsi dengan pasien COVID-19 terbanyak di Indonesia setelah DKI Jakarta dan Jawa Barat. “Selain APD, kami juga memberikan bantuan obat-obatan sesuai rekomendasi dokter perusahaan,” imbuh Rahmad.
Selanjutnya, untuk meringankan beban masyarakat kecil yang terdampak secara ekonomi, Petrokimia Gresik memberikan bantuan 160 ton beras, 400 kardus mi instan, dan 300 paket sembako untuk masyarakat sekitar perusahaan maupun daerah lainnya seperti Lamongan, Pasuruan, dan Pamekasan.
Rahmad menjelaskan bahwa sembako ini untuk membantu masyarakat memenuhi kebutuhan sehari-hari selama kebijakan physical distancing dan imbauan untuk tetap di rumah yang digencarkan oleh pemerintah pusat maupun daerah sebagai antisipasi penyebaran COVID-19. “Serta penerapan PSBB, dalam hal ini untuk Surabaya, Gresik dan Sidoarjo yang diperpanjang hingga 25 Mei mendatang,” ujarnya.
Selain bantuan sembako, perusahaan juga melakukan edukasi bahaya dan pencegahan COVID-19 serta penyemprotan disinfektan di 8 desa/kelurahan sekitar perusahaan, kantor pemerintahan, dan 100 sarana ibadah mulai dari masjid, musala, gereja hingga pura.
Menurut Rahmad, bantuan APD untuk tenaga kesehatan, menjadi sangat penting mengingat kasus positif COVID-19 di Jatim terus meningkat. Sehingga kebutuhan APD pun semakin tinggi. Bahkan, Jatim saat ini termasuk dalam provinsi dengan pasien COVID-19 terbanyak di Indonesia setelah DKI Jakarta dan Jawa Barat. “Selain APD, kami juga memberikan bantuan obat-obatan sesuai rekomendasi dokter perusahaan,” imbuh Rahmad.
Selanjutnya, untuk meringankan beban masyarakat kecil yang terdampak secara ekonomi, Petrokimia Gresik memberikan bantuan 160 ton beras, 400 kardus mi instan, dan 300 paket sembako untuk masyarakat sekitar perusahaan maupun daerah lainnya seperti Lamongan, Pasuruan, dan Pamekasan.
Rahmad menjelaskan bahwa sembako ini untuk membantu masyarakat memenuhi kebutuhan sehari-hari selama kebijakan physical distancing dan imbauan untuk tetap di rumah yang digencarkan oleh pemerintah pusat maupun daerah sebagai antisipasi penyebaran COVID-19. “Serta penerapan PSBB, dalam hal ini untuk Surabaya, Gresik dan Sidoarjo yang diperpanjang hingga 25 Mei mendatang,” ujarnya.
Selain bantuan sembako, perusahaan juga melakukan edukasi bahaya dan pencegahan COVID-19 serta penyemprotan disinfektan di 8 desa/kelurahan sekitar perusahaan, kantor pemerintahan, dan 100 sarana ibadah mulai dari masjid, musala, gereja hingga pura.
Lihat Juga :