Dua Tahun Jalan Gubeng Ambles, Sisakan Tanda Tanya Besar

Sabtu, 05 Desember 2020 - 23:45 WIB
Mas Seno juga mengapresiasi munculnya penolakan demi penolakan terhadap Surat Risma yang mengajak warga mencoblos pasangan calon (paslon) tertentu di Pilwali Surabaya 2020. "Itu disampaikan secara santun yang menggetarkan hati,’’ pungkas alumnus ITS Surabaya ini.

(Baca juga: Pengaturan Jadwal Pencoblosan dan Bilik Khusus Menjadi Kunci )

Berikut Transkrip Pernyataan Mas Seno yang Disiarkan dan Viral :

"Arek-arek Suroboyo, warga Surabaya, saudara-saudara, kawan-kawan seperjuangan.

Perlawanan Arek-arek Suroboyo terhadap surat Risma yang dilakukan dengan santun dan sarat dengan semangat kemenangan yang begitu menggetarkan hati. Sebuah perlawanan kepada oligarki Risma.

Saya mengingatkan kepada saudara-saudara, dua tahun yang lalu saat Jalan Gubeng ambles, dan diduga ada permainan mafia perijinan. Disana muncul tiga aktor yang terlibat dalam kasus itu. Eri, Armuji dan Fuad putra Risma yang sekarang menjadi aktor-aktor oligarki Risma.

Mendramatisasi, mengeksploitasi dan mengelabui telah menjadi watak strategi oligarki Risma. Rupanya mereka, Risma dan oligarki Risma, masih meyakini bahwa kita Arek-arek Suroboyo bisa dikelabui lagi dan lagi.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!