Tegaskan Dukung Tomy-Makkasau, Pemuda Herlang: Jangan Mau Suara Kita Dibeli
Kamis, 03 Desember 2020 - 17:23 WIB
Tim Milenial Kacamatayya bersama sejumlah pemuda di Kecamatan Herlang, Rabu (2/11/2020) malam. Foto: SINDOnews/Eky Hendrawan
BULUKUMBA - Road show Tim Milenial Kacamatayya terus berlanjut. Pada Rabu 2 Desember 2020 malam, giliran Kecamatan Herlang yang disambangi tim dari pasangan calon bupati dan wakil bupati Kabupaten Bulukumba , Tomy Satria Yulianto -Andi Makkasau (TSY-AM).
Keseruan dan antusiasme pemuda se-Kecamatan Herlang, tak kalah hebohnya dengan pemuda yang ada di Kecamatan lainnya.
Baca juga: Tomy Satria Jawab Pertanyaan Panelis dengan Memaparkan Hasil Kinerja
Mereka menyampaikan komitmennya bersama dalam barisan Kacamatayya di pilkada 2020 . "Pak Tomy menyadarkan kami, bahwa untuk menggapai impian, dan untuk maju di gelanggang politik tak melulu soal materi, anak petani, anak nelayan memiliki hak yang sama mencapai cita-cita," ujar Sappewali L, warga Desa Tugondeng.
Sappewali mengaku sadar, bahwa demokrasi yang bersih akan melahirkan pemimpin yang ideal untuk suatu daerah.
"Saya anak petani, tapi saya juga punya hak untuk menggapai cita-cita saya. Politik uang , atau ada uang ada suara harus diputus mata rantainya, jangan mau suara kita dibeli," ajaknya.
Keseruan dan antusiasme pemuda se-Kecamatan Herlang, tak kalah hebohnya dengan pemuda yang ada di Kecamatan lainnya.
Baca juga: Tomy Satria Jawab Pertanyaan Panelis dengan Memaparkan Hasil Kinerja
Mereka menyampaikan komitmennya bersama dalam barisan Kacamatayya di pilkada 2020 . "Pak Tomy menyadarkan kami, bahwa untuk menggapai impian, dan untuk maju di gelanggang politik tak melulu soal materi, anak petani, anak nelayan memiliki hak yang sama mencapai cita-cita," ujar Sappewali L, warga Desa Tugondeng.
Sappewali mengaku sadar, bahwa demokrasi yang bersih akan melahirkan pemimpin yang ideal untuk suatu daerah.
"Saya anak petani, tapi saya juga punya hak untuk menggapai cita-cita saya. Politik uang , atau ada uang ada suara harus diputus mata rantainya, jangan mau suara kita dibeli," ajaknya.
Lihat Juga :