PP Muhammadiyah Minta Polisi Selidiki dan Blokir Azan Jihad
Rabu, 02 Desember 2020 - 13:42 WIB
(Baca juga: Pasien COVID-19 di Sleman Melonjak, Fasilitas Kesehatan Darurat Kewalahan )
“Mulai tadi malam sudah penyelidikan,” kata Kapolres Majalengka AKBP Bismo Teguh Prakoso
Video tersebut diduga kuat dibuat pada Minggu (29/11/2020) malam. Selang satu hari kemudian, video itu mulai menyebar di berbagai media sosial. Pascaviral kembali beredar permintaan maaf dari ketujuh pelaku.
Mereka berdalih tidak memiliki tendensi apapun dan tidak bermaksud memfitnah, menuduh, dan menyerang pihak mana pun. Mereka pun mengaku bersalah dan memohon maaf kepada masyarakat.
“Mulai tadi malam sudah penyelidikan,” kata Kapolres Majalengka AKBP Bismo Teguh Prakoso
Video tersebut diduga kuat dibuat pada Minggu (29/11/2020) malam. Selang satu hari kemudian, video itu mulai menyebar di berbagai media sosial. Pascaviral kembali beredar permintaan maaf dari ketujuh pelaku.
Mereka berdalih tidak memiliki tendensi apapun dan tidak bermaksud memfitnah, menuduh, dan menyerang pihak mana pun. Mereka pun mengaku bersalah dan memohon maaf kepada masyarakat.
(msd)
Lihat Juga :