Giliran Warga Garut Tolak Kehadiran Habib Rizieq

Senin, 30 November 2020 - 14:02 WIB
Menurut dia, rencana kehadiran Habib Rizieq di Garut bakal menjadi polemik bagi warga Garut. Pihaknya tidak menginginkan, Warga Garut terpecah belah gara-gara dakwah provokatif Habib Rizieq. “Kamicinta ulama, cinta habaib, kami pun tidak anti-ormas Islam, tapi kami dengan tegas menolak dakwah-dakwah yang profokatifkarena ulama sejatinya harus memberikan kedamaian dalam ceramahnya, bukan menyulut permusuhan," tegasnya lagi.

Kusdiyanto juga mengatakan, masyarakat Garut sudah banyak yang terpapar COVID-19. Berkaca pada peristiwa kerumunan massa pendukung Habib Rizieq, pihaknya khawatir kehadiran Habib Rizieq di Garut menimbulkan hal serupa dan menambah banyak masyarakat yang terpapar COVID-19. (Baca Juga: Dinilai Tak Kooperatif, Mahfud MD Sesalkan Sikap Habib Rizieq Shihab)

“Jangankorbankan masyarakat dengan kegiatan yang dapat menimbulkan cluster baru COVID-19. Garut sudah banyak yang terpapar COVID-19, jangan jadikan korban baru," tegasnya.

Apalagi, lanjut Kusdiyanto, peristiwa kerumunan massa pendukung Habib Rizieq, baik di Bandara Soekarno Hatta, Petamburan, maupun Megamendung, sudah terbukti membuat banyak orang terinfeksi COVID-19. “Bahkan, Rizieq Shihab sendiri terindikasi terpapar, meskipun hasilnya masih dirahasiakan.Itu pertanda bahwa COVID-19 bukan masalah main-main," katanya. (Baca Juga: Pemkot Bogor Ingin Swab Ulang Habib Rizieq Shihab, FPI: Kok Getol Banget, Ada Apa?)

Karena itu, pihaknya meminta agar protokol kesehatan tetap ditegakkan demi mencegah penyebaran COVID-19 lebih luas. “Mari kita ikuti protokol kesehatan dan bekerja sama dengan pemerintah untuk melakukan penegakan hukum bagi para pelanggar protokol kesehatan,” tandasnya.
(nic)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!