Ratusan Brimob dan Marinir Pukul Mundur Massa Bintang Kejora di Sorong

Jum'at, 27 November 2020 - 18:06 WIB
Menurut Ary, sejak hari Kamis (26/11/2020) kemarin pihaknya sudah mendapat informasi bahwa akan dilakukan aksi demo yang dilakukan oleh kelompok masyarakat yang menamakan dirinya kelompok Negara Republik West Papua (NRWP) New Guinea.

"Ada pemberitahuan ke Polres Sorong Kota, bahwa mereka akan melakukan aksi dengan titik kumpul berada di Yohan dan di SPG. Informasinya mereka akan melakukan longmarch ke Kantor Wali Kota. Aksi ini dilakukan menurut mereka, karena ada peringatan Hari Kemerdekaan yang ke 23," ujarnya.

(Baca juga: Kota Sorong Memanas 4 Polisi dan Seorang Wartawati Terluka Diserang Massa)

Untuk mengantisipasi terjadinya hal-hal yang tidak diinginkan, aparat keamanan sejak Kamis malam, menurut Ary, telah melakukan patroli gabungan TNI-Polri, di seluruh wilayah kota Sorong, dan menempatkan Personel di sejumlah pos keamanan di wilayah kota Sorong. Selain Patroli dan penempatan personel di pos-pos keamanan, menurut Ary, aparat keamanan juga terus melakukan Razia ke beberapa titik, dengan upaya maksimal.

"Sampai tadi pagi, situasi dan kondisi masih aman. Tapi tiba-tiba ada kelompok masyarakat yang akan melaksanakan kegiatan longmarch ke Kantor Wali Kota, kita sudah melakukan upaya dengan mengimbau agar kelompok masyarakat tersebut tidak melakukan kegiatan. Namun penerimaan mereka lain, sehingga terjadi gesekan akibatnya beberapa orang berhasil kita amankan," tegas Ary.

(Baca juga : Biadab, Istri Sedang Salat Tahajud Ditusuk Suami Sampai 13 Kali )

Lanjut Ary, aksi dari kelompok masyarakat ini ditindaklanjuti dengan aksi anarkis yaitu melakukan lemparan ke arah aparat kepolisian. "Yang kita lakukan dari tadi pagi sampai sekarang, adalah upaya penindakan," tegasnya.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!