Ada Kasus Baru, Santri Blitar Terpapar COVID-19 Capai 28 Orang
Selasa, 17 November 2020 - 19:41 WIB
Sebanyak sepuluh orang warga Desa Tawangrejo, Kecamatan Wonodadi, Kabupaten Blitar terkonfirmasi positif COVID-19. Foto/Ilustrasi
BLITAR - Sebanyak sepuluh orang warga Desa Tawangrejo, Kecamatan Wonodadi, Kabupaten Blitar terkonfirmasi positif COVID-19 . Semuanya merupakan santriwati di salah satu pondok pesantren (Ponpes) wilayah Kecamatan Wonodadi. Mereka terpapar dari salah satu penghuni ponpes asal Kabupaten Tulungagung. (Baca juga: Sadis, Suami di Sukabumi Bunuh Istrinya Secara Brutal Gara-gara Tak Mau Urus Cerai )
"Kontak erat dengan santri positif berasal dari Tulungagung," ujar Juru Bicara Tim Satgas Penanganan COVID-19 Kabupaten Blitar , Krisna Yekti dalam keterangan rilisnya Selasa (17/11/2020). Begitu ditemukan kasus positif, petugas langsung melakukan penelusuran yang ditindaklanjuti dengan rapid tes dan swab test.
"Hasil uji laboratorium di RSUD Srengat, menyatakan positif COVID-19 ," tambah Krisna Yekti. Untuk memutus rantai penularan, kesepuluh santriwati tersebut langsung diwajibkan menjalani isolasi mandiri. Mereka mengisolasi diri di lingkungan ponpes.
Menurut Krisna Yekti, petugas sengaja tidak memulangkan santri ke rumah masing. Sebab dengan kondisi tanpa gejala, dikhawatirkan mereka justru akan memperluas penularan. "Kita tidak memulangkan," tambah Krisna Yekti. (Baca juga: 1 Wanita dan 2 Pria Terlibat Penyelundupan Senpi Dari Filipina ke Papua )
"Kontak erat dengan santri positif berasal dari Tulungagung," ujar Juru Bicara Tim Satgas Penanganan COVID-19 Kabupaten Blitar , Krisna Yekti dalam keterangan rilisnya Selasa (17/11/2020). Begitu ditemukan kasus positif, petugas langsung melakukan penelusuran yang ditindaklanjuti dengan rapid tes dan swab test.
"Hasil uji laboratorium di RSUD Srengat, menyatakan positif COVID-19 ," tambah Krisna Yekti. Untuk memutus rantai penularan, kesepuluh santriwati tersebut langsung diwajibkan menjalani isolasi mandiri. Mereka mengisolasi diri di lingkungan ponpes.
Menurut Krisna Yekti, petugas sengaja tidak memulangkan santri ke rumah masing. Sebab dengan kondisi tanpa gejala, dikhawatirkan mereka justru akan memperluas penularan. "Kita tidak memulangkan," tambah Krisna Yekti. (Baca juga: 1 Wanita dan 2 Pria Terlibat Penyelundupan Senpi Dari Filipina ke Papua )
Lihat Juga :