Video Negative Campaign terhadap Cagub Merebak di Jejaring Sosial

Selasa, 17 November 2020 - 13:47 WIB
“Iya mas, saya dapat kiriman video dari seseorang di WA. Tapi saya sudah tahu masalah ini, karena pernah diberitakan media online. Jadi tidak kaget lagi dengan berita ini. Cuman kita kurang tau, seperti apa sih kasus sebenarnya,” ujar seorang warga Kota Banjarmasin, Laily Masruri.

Meski ia menerima forwardan video itu, dirinya tidak berani lagi untuk membagikan ke orang lain, bahkan orang terdekatnya. Cukup di HP dirinya saja kiriman video itu berakhir. Namun ia tidak menjamin jika penyebarannya tidak meluas dari pihak lainnya. Baginya, dimusim kampanye hal seperti ini terkesan lumrah. (Baca: Anggota Dewan dan Staf Reaktif COVID-19, Gedung DPRD Jateng Ditutup).

api terkait pengaruhnya kepada pemilih, tergantung masing-masing percaya atau tidak. “Bagi saya sih biasa lah. Percaya atau tidak tergantung sudut pandang masyarakat sendiri-sendiri. Bagaimana mereka menyikapinya,” lanjutnya.

Sementara dari pantauan, penyebaran video ini tidak hanya merebak di tengah masyarakat ibu kota provinsi, tapi juga hingga ke kabupaten kota lainnya di Kalsel. Seperti di Tanah Bumbu, ‘pandemi’ ini juga ditemukan, hingga menjadi ‘trending topik’ masyarakat setempat.

Isu ini menjadi pembicaraan hangat, dan menu ‘gosip’ terhangat sepanjang pagi. Namun keberadaan konten video sempat jadi bahan perdebatan masyarakat, karena ada yang percaya, dan juga masih meragukan beritanya.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!