Begini Kronologi Sekeluarga Meninggal Usai Gelar Hajatan Nikah
Kamis, 12 November 2020 - 15:56 WIB
Hajatan mantu (pernikahan) di Kalijambe, Kabupaten Sragen berujung duka. Mempelai perempuan, ibu dan ayahnya meninggal secara berurutan usai acara hajatan. Foto/Ilustrasi/Dok.SINDOnews
SRAGEN - Hajatan mantu (pernikahan) yang digelar sebuah keluarga di Desa Wonorejo, Kecamatan Kalijambe, Kabupaten Sragen berujung duka. Mempelai perempuan, ibu dan ayahnya meninggal secara berurutan usai acara hajatan. Ketiganya meninggal dunia diduga akibat terpapar COVID-19 .
Kepala Desa (Kades) Wonorejo, Edi Subagyo mengatakan, SD (60) yang merupakan Kaur Umum di desa setempat menggelar pesta hajatan mantu anaknya, LD (28) perawat di salah satu Puskesmas di daerah Jakarta Timur. (Baca juga: Tragis, Ayah, Ibu, dan Anak Meninggal Berurutan Usai Gelar Hajatan Nikah)
LD menikah dengan pria asal Wonogiri namun memiliki KTP Tangerang. “Pernikahan digelar 24 Oktober 2020. Dia (LD) pulang tanggal 22 Oktober 2020,” kata Edi Subagyo saat dihubungi SINDOnews, Kamis (12/11/2020). (Baca juga: Vila Bule Australia di Bali Digerebek, Produksi Cairan Daun Kratom)
Kepala Desa (Kades) Wonorejo, Edi Subagyo mengatakan, SD (60) yang merupakan Kaur Umum di desa setempat menggelar pesta hajatan mantu anaknya, LD (28) perawat di salah satu Puskesmas di daerah Jakarta Timur. (Baca juga: Tragis, Ayah, Ibu, dan Anak Meninggal Berurutan Usai Gelar Hajatan Nikah)
LD menikah dengan pria asal Wonogiri namun memiliki KTP Tangerang. “Pernikahan digelar 24 Oktober 2020. Dia (LD) pulang tanggal 22 Oktober 2020,” kata Edi Subagyo saat dihubungi SINDOnews, Kamis (12/11/2020). (Baca juga: Vila Bule Australia di Bali Digerebek, Produksi Cairan Daun Kratom)
Lihat Juga :