Ditjen Migas Bantu 550 Pompa Berbahan Bakar Gas ke Petani Takalar
Rabu, 11 November 2020 - 11:24 WIB
Sementara itu, Bupati Takalar Syamsari memaparkan, paket konversi BBG ini diyakini mampu menekan biaya produksi petani hingga 50 persen jika dibandingkan ketika menggunakan BBM. Selain itu, pompa BBG ini mampu memberikan energi yang lebih bersih sehingga produktivitas diharapkan akan semakin tinggi.
Dia mencontohkan, jika menggunakan BBM bisa menghabiskan sekitar 40 hingga 50 ribu atau 5 hingga 6 liter BBM, sedangkan jika menggunakan BBG hanya sekitar 3 kg atau satu tabung gas melon seharga Rp15.000 sampai Rp18.000 saja.
"Jadi kalau pakai ini BBG, kita bisa menabung atau bisa digunakan untuk hal lain uangnya nanti, ini semua tidak lepas dari perhatian pemerintah kepada kita," ujarnya.
Bupati Takalar berharap, bantuan ini dapat dimanfaatkan dengan baik oleh petani dan dijaga dengan baik sehingga penggunaanya bisa dalam jangka waktu yang lama.
Baca Juga: 1.141 Kelompok Tani di Wajo Dapat Bantuan Mesin Pompa Air Bahan Bakar Gas
Dia mencontohkan, jika menggunakan BBM bisa menghabiskan sekitar 40 hingga 50 ribu atau 5 hingga 6 liter BBM, sedangkan jika menggunakan BBG hanya sekitar 3 kg atau satu tabung gas melon seharga Rp15.000 sampai Rp18.000 saja.
"Jadi kalau pakai ini BBG, kita bisa menabung atau bisa digunakan untuk hal lain uangnya nanti, ini semua tidak lepas dari perhatian pemerintah kepada kita," ujarnya.
Bupati Takalar berharap, bantuan ini dapat dimanfaatkan dengan baik oleh petani dan dijaga dengan baik sehingga penggunaanya bisa dalam jangka waktu yang lama.
Baca Juga: 1.141 Kelompok Tani di Wajo Dapat Bantuan Mesin Pompa Air Bahan Bakar Gas
(agn)
Lihat Juga :