Akademisi Nilai Program Dilan Paling Solutif dan Kekinian
Minggu, 08 November 2020 - 00:28 WIB
Program Dilan memang melingkupi seluruh tema debat. Di bidang sosial budaya, paslon ini menawarkan program Makassar Bahagia, |Beradab dan Religius (MABAJI). Selain itu, visi misi paket representasi Muhammadiyah-NU itu juga berlandaskan kearifan lokal yakni Makassar Kota Sombere'.
Selanjutnya di bidang keamanan, Dilan berkomitmen bersinergi dengan aparat keamanan untuk menjaga situasi kamtibmas tetap kondusif. Lalu, di bidang pendidikan, paket ini mempunyai sederet program solutif, mulai dari Sekolah Sombere, Baruga Macca hingga Beasiswa Prasejahtera dan Siswa Pulau. (Baca Juga: Dorong Warga Pilih Dilan, RPG: Jangan Biarkan Orang Baik Berjuang Sendiri)
Adapun di bidang transportasi dan lingkungan, DILAN menawarkan Makassar Lestari yang terdiri dari sejumlah program. Di antaranya yakni Makassar Tanpa Macet (MAPACE), Lahan Kosong Produktif (LA KOPI), Sampah Berbasis Label Usaha (SAMBALU), Masyarakat Tepian Tangguh Bencana (MAPPATABE), Makassar Kawasan Tanpa Banjir (KOTA SAKTI), Pasokan Air Bersih Berkelanjutan (PESIAR) dan Kawasan Ekowisata Kolaboratif (KILAT).
"Tidak heran bila Dilan lebih menguasai materi, itu karena mereka paham masalah perkotaan dan menkonversinya dalam program solutif. Ya paslon lain juga punya program yang menarik, tapi yang solutif, kekinian dan sesuai kebutuhan masyarakat hanya program Dilan. Jadi debat tuntas, Dilan tampil paling pas," tukasnya.
Selanjutnya di bidang keamanan, Dilan berkomitmen bersinergi dengan aparat keamanan untuk menjaga situasi kamtibmas tetap kondusif. Lalu, di bidang pendidikan, paket ini mempunyai sederet program solutif, mulai dari Sekolah Sombere, Baruga Macca hingga Beasiswa Prasejahtera dan Siswa Pulau. (Baca Juga: Dorong Warga Pilih Dilan, RPG: Jangan Biarkan Orang Baik Berjuang Sendiri)
Adapun di bidang transportasi dan lingkungan, DILAN menawarkan Makassar Lestari yang terdiri dari sejumlah program. Di antaranya yakni Makassar Tanpa Macet (MAPACE), Lahan Kosong Produktif (LA KOPI), Sampah Berbasis Label Usaha (SAMBALU), Masyarakat Tepian Tangguh Bencana (MAPPATABE), Makassar Kawasan Tanpa Banjir (KOTA SAKTI), Pasokan Air Bersih Berkelanjutan (PESIAR) dan Kawasan Ekowisata Kolaboratif (KILAT).
"Tidak heran bila Dilan lebih menguasai materi, itu karena mereka paham masalah perkotaan dan menkonversinya dalam program solutif. Ya paslon lain juga punya program yang menarik, tapi yang solutif, kekinian dan sesuai kebutuhan masyarakat hanya program Dilan. Jadi debat tuntas, Dilan tampil paling pas," tukasnya.
(nic)
Lihat Juga :