1.196 Warga Pesantren di Jabar Positif COVID-19, Ini Analisa Satgas
Jum'at, 06 November 2020 - 21:32 WIB
Menurut dia, berdasarkan hasil kajian, COVID-19 yang menyebar di lingkungan pesantren kemungkinan besar dibawa orang dari luar pesantren. “Sementara ini, yang kita analisa itu ada orang luar yang masuk," imbuhnya. (Baca Juga: Waduh, 117 ASN di Kota Bandung Positif Terpapar COVID-19)
Daud memastikan bahwa sejumlah pesantren di Jabar telah menerapkan protokol kesehatan yang ketat, seperti santri yang libur dan akan kembali ke pesantren diwajibkan menjalani rapid tes maupun swab tes. Meski begitu, selama masih ada kontak dengan orang luar, COVID-19 masih berpotensi menular.
“Selama masih ada kontak dengan orang luar, artinya ada orang masuk dari luar ke pesantren dan orang pesantren keluar kemudian masuk lagi, potensi penularan itu ada. Makanya, kalau misal ada pesantren yang sudah ketat, jangan lupa saat proses pembelajaran itu orang keluar masuk pesantren harus ketat juga diperiksanya," tandasnya.
Daud memastikan bahwa sejumlah pesantren di Jabar telah menerapkan protokol kesehatan yang ketat, seperti santri yang libur dan akan kembali ke pesantren diwajibkan menjalani rapid tes maupun swab tes. Meski begitu, selama masih ada kontak dengan orang luar, COVID-19 masih berpotensi menular.
“Selama masih ada kontak dengan orang luar, artinya ada orang masuk dari luar ke pesantren dan orang pesantren keluar kemudian masuk lagi, potensi penularan itu ada. Makanya, kalau misal ada pesantren yang sudah ketat, jangan lupa saat proses pembelajaran itu orang keluar masuk pesantren harus ketat juga diperiksanya," tandasnya.
(nic)
Lihat Juga :