4,23 Juta Penduduk Usia Kerja di Jawa Timur Terdampak COVID-19

Kamis, 05 November 2020 - 16:12 WIB
ilustrasi
SURABAYA - Data Badan Pusat Statistik (BPS) Jawa Timur menunjukkan, dari 31,66 juta Penduduk Usia Kerja (PUK) di Jatim, sebanyak 4,23 juta atau 13,36% di antaranya terdampak COVID-19. Jumlah itu terdiri dari pengangguran karena COVID-19 sebanyak 318.610 orang, bukan angkatan kerja karena COVID-19 sebanyak 112.430 orang.

Sementara tidak bekerja karena COVID-19 sebanyak 252.570 orang. Lalu penduduk bekerja yang mengalami pengurangan jam kerja karena COVID-19 sebanyak 3,55 juta orang. Proporsi penduduk laki-laki yang terdampak pandemi COVID-19 lebih besar dibanding perempuan. (Baca juga: Terdampak COVID-19, Premi Asuransi di Jawa Timur Turun )



"PUK laki-laki yang terdampak sebesar 14,61%. Sedangkan perempuan yang terdampak sebesar 11,87%," kata Kepala Bidang Statistik Sosial BPS Jatim, Asim Saputra dalam rilisnya, Kamis (5/11/2020).

Berdasarkan daerah tempat tinggal, PUK perkotaan lebih terdampak pandemi COVID-19 dibandingkan perdesaan. PUK yang terdampak COVID-19 di daerah perkotaan 2,07 kali lipat dibandingkan PUK di perdesaan. Persentase PUK yang terdampak COVID-19 di perkotaan sebesar 18,15%. Sedangkan di perdesaan sebesar 8,75%.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!