Gempa Guguran Merapi Kembali Terdengar dari Babadan, Warga Diminta Tenang
Kamis, 05 November 2020 - 12:26 WIB
Tercatat juga 3 kali gempa Low Frekuensi, Hybrid/Fase banyak sebanyak 48 kali dengan amplitudo 2-20 mm, S-P : 0.3-0.5 detik, dengan durasi : 5-13 detik. Selain itu juga terjadi 10 kali gempa vulkanik dangkal dan 2 kali gempa Tektonik jauh. "Kami berharap masyarakat tenang namun waspada dengan mengindahkan himbauan BPPTKG," kata Hanik.(Baca juga: Debat Terbuka Gibran-Teguh VS Bagyo-Supardjo Bakal Digelar, Ini Para Panelisnya )
Saat ini, potensi ancaman bahaya berupa luncuran awan panas dari runtuhnya kubah lava dan jatuhan material vulkanik dari letusan eksplosif. Sedangkan area dalam radius 3 km dari puncak G. Merapi harus steril dari aktivitas manusia. Masyarakat sekitar juga diminta mengantisipasi bahaya abu vulkanik dari kejadian awanpanas maupun letusan eksplosif.
Selain itu kata Hanik, masyarakat agar mewaspadai bahaya lahar terutama saat terjadi hujan di sekitar puncak Merapi.
Saat ini, potensi ancaman bahaya berupa luncuran awan panas dari runtuhnya kubah lava dan jatuhan material vulkanik dari letusan eksplosif. Sedangkan area dalam radius 3 km dari puncak G. Merapi harus steril dari aktivitas manusia. Masyarakat sekitar juga diminta mengantisipasi bahaya abu vulkanik dari kejadian awanpanas maupun letusan eksplosif.
Selain itu kata Hanik, masyarakat agar mewaspadai bahaya lahar terutama saat terjadi hujan di sekitar puncak Merapi.
(msd)
Lihat Juga :