Elektoral di Bawah 50%, Warning Bagi Petahana Selayar Basli Ali

Minggu, 01 November 2020 - 23:18 WIB
Dalam kondisi seperti itu, Pakar politik dari Universitas Bosowa (Unibos), Dr Arief Wicaksono pun berpandangan lain. Dia bahkan memprediksi praktik politik uang akan mendominasi pertarungan head to head di Pilkada Selayar.

Menurutnya, berdasarkan pengalaman di berbagai Pilkada, posisi calon petahana akan sulit dalam skema head to head sebab elektabilitasnya akan terus mengalami penurunan. Sebaliknya penantang akan mengalami peningkatan elektoral.

“Yang harus diwaspadai adalah money politic. Karena hanya money politic dengan dibungkus dengan program apapun, yang bisa menghentikan laju penantang. Di Selayar besar potensi money politic akan massif karena Selayar itu hampir selalu tidak menjadi perhatian publik di Sulawesi Selatan,” kata Arief dalam diskusi tersebut. (Baca Juga: polisi-periksa-belasan-saksi-kasus-dugaan-politik-uang-pilwalkot-makassar)

Berbeda dengan Sawedi, Arief tidak menyarankan Dr Zainuddin sebagai mantan wakil bupati untuk menggunakan isu kepuasan publik yang rendah dalam menggembosi pendukung calon bupati petahana, Muh Basli Ali.

“Isu kepuasan publik terhadap kinerja pemerintahan Selayar di periode kemarin, itu bisa menjadi backfire kepada Pak Zainuddin. Karena dia masih bersama Pak Basli Ali pada waktu itu,” kata Dekan Fakultas Ilmu Politik dan Ilmu Sosial Unibos ini.
(nic)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!