Puluhan Orang Terjaring, Rapid Test Acak di Jabar Digelar hingga Akhir Pekan

Jum'at, 30 Oktober 2020 - 02:19 WIB
Menurut Daud, operasi gabungan juga melibatkan aparat kewilayahan di kecamatan, desa/kelurahan, bahkan sampai RT/RW. Para petugas lapangan, kata Daud, melaporkan segala perkembangan secara intensif.

Dadu mencontohkan, hingga Kamis (29/10/2020), pihaknya mendapati laporan dari pos kesehatan (poskes) Kodim 0616/Indramayu dimana petugas Dinkes Indramayu melakukan rapid tes di Pantai Pletong, Desa Ujung Gebang, Kecamatan Sukra. "Terjaring 50 orang dengan hasil non reaktif," sebut Daud.

(Baca juga: 8.000 Kendaraan Per Jam Keluar Masuk Gerbang Tol Cileunyi )

Sementara laporan dari poskes Kodim 0620/Sumber dan Puskesmas Plered di Desa Gamel, Kecamatan Plered, Kabupaten Cirebon terjaring 29 orang dengan hasil non-reaktif.

Sementara itu, Kepala Bidang Pelayanan Kesehatan Dinas Kesehatan Provinsi Jabar, Marion Siagian mengatakan, pihaknya mendistribusikan 26.700 alat rapid tes antibodi, 1.935 alat pelindung diri seperti masker, hazmat, dan lain-lain serta 14.400 viral transport medium (VTM) sebagai tempat penyimpanan spesimen sampel lendir tenggorok hasil uji usap kepada pemerintah kabupaten/kota.

Selain tes acak, lanjut Marion, para petugas lapangan juga memberikan edukasi kepada warga tentang protokol kesehatan selama berwisata, yakni memakai masker, mencuci tangan pakai sabun, dan menjaga jarak.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!