Tiga Desa di Kapuas Hulu Sabet Gelar Proklim Utama 2020

Minggu, 25 Oktober 2020 - 10:51 WIB
Resort PTN Wilayah Mensiau untuk Desa Mensiau, Resort PTN Wilayah Sadap untuk Desa Manua Sadap, dan Resort PTN Wilayah Pulau Majang untuk Desa Pulau Majang. Kepala BBTNBKDS Arief Mahmud mengatakan, keberhasilan ini merupakan kerja sama yang apik antara petugas dan masyarakat desa yang dapat beradaptasi dengan kebiasaan baru dan adaptasi atas perubahan iklim.

Seperti di Desa Mensiau, masyarakat setempat sudah menerapkan Pembukaan Lahan Tanpa Bakar (PLTB), pembuatan cuka kayu untuk pupuk organik, pembuatan disinfektan alami, pertanian sayuran organik, dan patroli pencegahan kebakaran hutan melalui kelompok Masyarakat Peduli Api (MPA). (Baca: Program Mengenal Nusantara, Sulsel Kirim Siswa ke Sumatera Barat )

"Dan yang tak kalah penting masyarakat didampingi petugas resort juga menerapkan 3R, yakni Reuse (penggunaan kembali limbah), Reduce (Pengurangan limbah) dan Recyle (Pemanfaatan olahan limbah) di desa tersebut," kata Arief.

Arief melanjutkan, bahwa sinergitas dalam mengantisipasi dan mengurangi dampak perubahan iklim dapat dilaksanakan oleh berbagai pihak, baik dari tingkat desa hingga nasional. Kabupaten Kapuas Hulu sendiri memiliki potensi desa Proklim yang banyak dan juga didukung oleh banyak pihak baik NGO maupun pemerintah daerah. "Untuk itu tidak mustahil ke depannya desa-desa di Kabupaten Kapuas Hulu menyabet lebih banyak lagi predikat Proklim Utama," tandas Arief.
(don)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!