Sepakat Damai, Klenteng Tuban Dibuka Lagi
Sabtu, 24 Oktober 2020 - 08:11 WIB
Keputusan dari pengadilan itu menurut Alim harus dipatuhi. Terjadi konflik antara pengurus demisioner dan pengurus baru yang mengakibatkan klenteng digembok dari luar, sehingga umat tidak bisa beribadah. (Bisa diklik: Warga Simalungun Tangkap Anggota Polisi, Diduga Terlibat Narkoba)
Langkah perdamaian ini diupayakan oleh Agun sebagai fasilitator. Menurut Alim, Agun seperti diutus oleh kebesaran Kong Co Kwan Sing Tee Koen untuk menyelesaikan konflik yang telah berjalan bertahun-tahun dan klenteng dikunci tiga bulan.
“Perdamaian ini akan bisa terwujud atas restu Yang Mulia Kong Co Kwan Sing Tee Koen, dan Tuhan Yang Maha Esa,” ujarnya.
Selama dalam masa konflik, Alim bersama pengurus demisioner dan umat TITD selalu berdoa pada hari Tiong Dju (sembahyang besar Zhong Qiu/sembahyang Chang/sembahyang pertengahan musim gugur).
Sembahyang Zhi Sheng Dan pada hari lahir Nabi Khong Zi juga dilantunkan. “Makna doa-doa itu terkabul dan diteruskan dengan ritual tolak balak melepaskan sembilan bulus untuk membuang sial dan mendatangkan panjang umur,” pungkas Alim Sugiantoro penuh semangat
Langkah perdamaian ini diupayakan oleh Agun sebagai fasilitator. Menurut Alim, Agun seperti diutus oleh kebesaran Kong Co Kwan Sing Tee Koen untuk menyelesaikan konflik yang telah berjalan bertahun-tahun dan klenteng dikunci tiga bulan.
“Perdamaian ini akan bisa terwujud atas restu Yang Mulia Kong Co Kwan Sing Tee Koen, dan Tuhan Yang Maha Esa,” ujarnya.
Selama dalam masa konflik, Alim bersama pengurus demisioner dan umat TITD selalu berdoa pada hari Tiong Dju (sembahyang besar Zhong Qiu/sembahyang Chang/sembahyang pertengahan musim gugur).
Sembahyang Zhi Sheng Dan pada hari lahir Nabi Khong Zi juga dilantunkan. “Makna doa-doa itu terkabul dan diteruskan dengan ritual tolak balak melepaskan sembilan bulus untuk membuang sial dan mendatangkan panjang umur,” pungkas Alim Sugiantoro penuh semangat
(sms)
Lihat Juga :