Hasil CPNS 2018 Bermasalah, Puluhan Pencari Kerja Geruduk Pemkab Raja Ampat

Selasa, 20 Oktober 2020 - 05:42 WIB
Aparat kepolisian dipimpin Wakapolres Polres Raja Ampat, Kompol Muh. Nur, S didampingi Kabag OPS Polres Raja Ampat, Kompol Zeth Matasik, S.IK maupun KasatPol-PP Kompol Gulimat Sugeha meminta para pencaker untuk melanjutkan aksi mereka di halaman Kantor Bupati.

(Baca juga: Bentrok Antar Pemuda di Baubau, Satu Orang Luka Parah Diparang )

Setelah menunggu beberapa saat, sekitar pukul 13.36 WIT Sekda Raja Ampat Yusuf Salim pun tiba untuk menemui para pencari kerja. Yusuf Salim yang menemui para pendemo dikawal ketat sejumlah pasukan Brimob bersenjata lengkap dan aparat kepolisian serta Satpol-PP di depan pintu masuk utama kantor Bupati.

Di hadapan Sekda, perwakilan pencari kerja, Yohan Sawiyai menyampaikan kehadiran para pencari kerja dikarenakan ketidak luasan mereka atas hasil tes CPNS formasi 2018 yang telah diumumkan.

Menurut Yohan hasil tes tersebut sangat membingungkan ribuan pencari kerja karena hasil tersebut dinilai tidak transparan, dan diduga ada perubahan hasil yang terjadi dan membuat nasib ataupun keberhasilan para pencari kerja tertunda dalam pengumuman hasil CPNS formasi 2018 kali ini.

(Baca juga: 5 Penambang Emas Terkubur Lumpur di Bulungan Kaltara, 1 Tewas 4 Masih Dicari )

"Kedatangan kami (pencaker) dikantor Bupati ini karena ketidakpuasan berkaitan dengan hasil tes CPNS formasi 2018 yang telah diumumkan beberapa waktu lalu oleh bapak sekda sendiri. Tentunya kami menilai pengumuman tersebut sangatlah membingungkan dan, sekaligus tidak dipahami oleh ribuan lebih pencaker yang nasib ataupun keberhasilannya tertunda dalam pengumuman hasil CPNS formasi 2018 ini," ungkap Yohana Sawiyai di depan Sekda Yusuf Salim, Senin (19/10/2020).
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!