Hadapi Bencana Akibat La Nina, Jabar Pastikan Stok Beras Aman

Minggu, 18 Oktober 2020 - 21:08 WIB
ilustrasi
BANDUNG - Pemerintah Provinsi Jawa Barat memastikan stok beras, khususnya bagi masyarakat terdampak bencana alam, dipastikan aman terkendali menyusul prediksi kebencanaan akibat dampak fenomena La Nina di musim hujan tahun ini.

Diketahui, curah hujan tahun ini diprediksi bakal lebih tinggi akibat dampak fenomena La Nina. Kondisi tersebut berpotensi menyebabkan maraknya bencana alam hidrologis, yakni banjir dan longsor di hampir sebagian besar wilayah Provinsi Jabar.



Kepala Dinas Ketahanan Pangan dan Peternakan (DKPP) Jabar, Jafar Ismail mengatakan, dalam menyikapi bencana alam, pihaknya bertugas memastikan tidak ada masyarakat yang mengalami rawan pangan.

Berdasarkan hasil rekapitulasi, Jafar memastikan, cadangan beras di Jabar hingga mencapai 3.113 ton dimana sebagian di antaranya merupakan cadangan pangan pemerintah daerah (CPPD) Provinsi Jabar hasil kerja sama dengan Perum Badan Urusan Logistik (Bulog) Divisi Regional (Divre) Jabar.

"Hingga Oktober ini, CPPD Jabar sebanyak 692 ton beras," sebut Jafar, Minggu (28/10/2020). (Baca juga: Alami Luka Berat, Hanafi Rais akan Dirujuk ke Rumah Sakit Bintaro )

Jafar juga mengatakan, setiap kabupaten/kota di Jabar memiliki CPPD yang jumlahnya mencapai total 1.201 ton beras. Tidak hanya itu, cadangan beras juga tersedia di lumbung pangan masyarakat (LPM) yang tersebar di hampir seluruh kabupaten/kota dengan total produksi mencapai 1.219 ton beras.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!