Pemprov Sulsel Subsidi Tiket Pesawat Rp5 Miliar ke Sejumlah Daerah
Sabtu, 17 Oktober 2020 - 08:12 WIB
"Jadi pemprov akan subsidi kurang lebih Rp5 miliar untuk penerbangan rute Makassar ke Palopo, kemudian Toraja, dan Selayar," papar Edi kepada KORAN SINDO, kemarin.
Dengan pemberian subdisi ini, maka tiket penerbangan akan jauh lebih murah dari harga normal.
"Yang pasti tidak ada lagi harga tiket di atas Rp400ribu nanti. Saat ini kan masih di kisaran Rp500ribu sampai Rp600 ribu," sambung dia.
Baca Juga: Perseroda Sulsel dan Kinarya Kerjasama Pengelolaan Parkir
Rencananya, Pemprov Sulsel dan Citilink akan melakukan memorandum of understanding (MoU) atas subsidi tiket penerbangan ini. Penandatanganan kerja sama ini bakal dilaksanakan sebagai rangkaian acara saat sidang paripurna peringatan HUT Sulsel ke-351 Sulsel di gedung DPRD Sulsel, Senin (19/10) pekan depan.
"Kita baru masukkan di agenda. Acaranya kan rencana di DPRD. Nanti kita konsultasikan dengan DPRD. Itu khusus MoU dengan pihak Citilink," paparnya.
Edi menjelaskan, pemberian subsidi tiket penerbangan pesawat ini sebagai upaya percepatan pemulihan ekonomi. Menurut dia, bidang transportasi menjadi salah satu sektor yang berdampak atas pandemi Covid-19.
Dengan pemberian subdisi ini, maka tiket penerbangan akan jauh lebih murah dari harga normal.
"Yang pasti tidak ada lagi harga tiket di atas Rp400ribu nanti. Saat ini kan masih di kisaran Rp500ribu sampai Rp600 ribu," sambung dia.
Baca Juga: Perseroda Sulsel dan Kinarya Kerjasama Pengelolaan Parkir
Rencananya, Pemprov Sulsel dan Citilink akan melakukan memorandum of understanding (MoU) atas subsidi tiket penerbangan ini. Penandatanganan kerja sama ini bakal dilaksanakan sebagai rangkaian acara saat sidang paripurna peringatan HUT Sulsel ke-351 Sulsel di gedung DPRD Sulsel, Senin (19/10) pekan depan.
"Kita baru masukkan di agenda. Acaranya kan rencana di DPRD. Nanti kita konsultasikan dengan DPRD. Itu khusus MoU dengan pihak Citilink," paparnya.
Edi menjelaskan, pemberian subsidi tiket penerbangan pesawat ini sebagai upaya percepatan pemulihan ekonomi. Menurut dia, bidang transportasi menjadi salah satu sektor yang berdampak atas pandemi Covid-19.
Lihat Juga :