1.000 Masjid Terima Bantuan Operasional dari Lazismu dan BPKH Yogyakarta
Jum'at, 16 Oktober 2020 - 17:47 WIB
Di mana, didalamnya mengatur pembatasan kegiatan di dalam masjid, sehingga kondisi ini berimbas terhadap peran dan fungsi masjid. Pasalnya, ibadah salat Jumat ditiadakan selama pandemi Covid-19.
Tentu saja, hal ini memengaruhi tata kelola keuangan masjid. Oleh karena itu, Lazismu bersama Badan Pelaksana Keuangan Haji (BPKH) Republik Indonesia merespon dalam bentuk program bantuan operasional untuk masjid yang terdampak Covid-19 di Indonesia.
Program ini dilakukan secara serempak. Penyalurannya dilaksanakan pada 14 Oktober 2020, di 10 provinsi dengan kasus Covid-19 terbesar se-Indonesia yang dampaknya sangat dirasakan oleh masyarakat dan pengelola masjid. (BACA JUGA: Neraca Perdagangan Surplus Indikasi Ekonomi RI Bisa Bertahan?)
Atas terlaksananya program ini, Ketua Badan Pengurus Lazismu Pusat Prof. Hilman Latief, M.A., Ph.D., menyampaikan apresiasinya. Diakuinya, Lazismu merasa terhormat karena telah dipilih menjadi salah satu mitra kemaslahatan BPKH.
“Lazismu sebagai lembaga amil zakat nasional yang juga sebagai mitra kemaslahatan, mengapresiasi program ini. Kami merasa terhormat telah dipercaya oleh BPKH sebagai salah satu lembaga yang menyalurkan dana kemaslahatan ini kepada masyarakat luas," kata Ketua Badan Pengurus Lazismu Pusat, Prof. Hilman Latief, M.A., Ph.Ddalam keterangan tertulisnya, Jumat (16/10/2020)
Tentu saja, hal ini memengaruhi tata kelola keuangan masjid. Oleh karena itu, Lazismu bersama Badan Pelaksana Keuangan Haji (BPKH) Republik Indonesia merespon dalam bentuk program bantuan operasional untuk masjid yang terdampak Covid-19 di Indonesia.
Program ini dilakukan secara serempak. Penyalurannya dilaksanakan pada 14 Oktober 2020, di 10 provinsi dengan kasus Covid-19 terbesar se-Indonesia yang dampaknya sangat dirasakan oleh masyarakat dan pengelola masjid. (BACA JUGA: Neraca Perdagangan Surplus Indikasi Ekonomi RI Bisa Bertahan?)
Atas terlaksananya program ini, Ketua Badan Pengurus Lazismu Pusat Prof. Hilman Latief, M.A., Ph.D., menyampaikan apresiasinya. Diakuinya, Lazismu merasa terhormat karena telah dipilih menjadi salah satu mitra kemaslahatan BPKH.
“Lazismu sebagai lembaga amil zakat nasional yang juga sebagai mitra kemaslahatan, mengapresiasi program ini. Kami merasa terhormat telah dipercaya oleh BPKH sebagai salah satu lembaga yang menyalurkan dana kemaslahatan ini kepada masyarakat luas," kata Ketua Badan Pengurus Lazismu Pusat, Prof. Hilman Latief, M.A., Ph.Ddalam keterangan tertulisnya, Jumat (16/10/2020)
Lihat Juga :