Kisah Sedih Polisi: Cacat Usai Ditabrak, Tapi Pelaku Tak Mau Tanggung Biaya Pengobatan
Rabu, 06 Mei 2020 - 01:10 WIB
"Mungkin karena memang kecepatan motor cukup tinggi, motor itu juga terlempar dan mengenai suami saya dan mengakibatkan perutnya sobek dan patah kaki, "ungkapnya.
Mendapatkan luka tersebut Aiptu Zaenal diungkapnya harus menjalani operasi dan perawatan yang menghabiskan banyak sekali biaya. Bahkan asuransi senilai Rp20 juta tak cukup dan harus ditanggulangi dengan BPJS dan sejumlah tabungan yang mereka miliki.
Mirisnya, pelaku kata Andi Rawi hingga kini malah melakukan cara-cara tidak terpuji untuk menghindar dari tanggungjawabnya menanggung biaya pengobatan suaminya tersebut.
"Awalnya memang sudah ada kesepakatan agar ini diselesaikan secara kekeluargaan, saat itu ibu pelaku yang berprofesi sebagai dokter memang sudah memberi Rp20 juta, tapi itu juga tidak cukup. Kami berharap ada dana tersedia Rp80 juta. Tapi mereka menolak dan malah menekan dengan cara menggunakan pengaruh atasan suami saya," ujarnya.
Ibu pelaku yang memang merupakan dokter tersebut kata Andi Rawi berkeras tidak mau memberi uang sejumlah tersebut, malah mengutus orangnya dan mengaku hanya akan memberi sekitar Rp15 juta.
Mendapatkan luka tersebut Aiptu Zaenal diungkapnya harus menjalani operasi dan perawatan yang menghabiskan banyak sekali biaya. Bahkan asuransi senilai Rp20 juta tak cukup dan harus ditanggulangi dengan BPJS dan sejumlah tabungan yang mereka miliki.
Mirisnya, pelaku kata Andi Rawi hingga kini malah melakukan cara-cara tidak terpuji untuk menghindar dari tanggungjawabnya menanggung biaya pengobatan suaminya tersebut.
"Awalnya memang sudah ada kesepakatan agar ini diselesaikan secara kekeluargaan, saat itu ibu pelaku yang berprofesi sebagai dokter memang sudah memberi Rp20 juta, tapi itu juga tidak cukup. Kami berharap ada dana tersedia Rp80 juta. Tapi mereka menolak dan malah menekan dengan cara menggunakan pengaruh atasan suami saya," ujarnya.
Ibu pelaku yang memang merupakan dokter tersebut kata Andi Rawi berkeras tidak mau memberi uang sejumlah tersebut, malah mengutus orangnya dan mengaku hanya akan memberi sekitar Rp15 juta.
Lihat Juga :