Mantan Pengurus KNPI Jateng Dukung Ustad Ali dan Ani di Pilkada Kendal
Minggu, 04 Oktober 2020 - 11:03 WIB
Pemeluk nonmuslim yang menjadi pegiat Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) di Boja ini mencontohkan program bantuan budidaya peternakan kambing. Pihaknya menemukan dari dinas terkait sebatas menyerahkan bantuan sejumlah ekor kambing, sementara peternak tidak diberikan pendampingan yang berkelanjutan.
“Lebih pas lagi, untuk program-program sejenis dari pemerintah bisa memberdayakan para pemuda. Kenapa pemuda, karena dengan memberikan ilmu dan skill kepada pemuda, dampaknya akan berlanjut. Dari pengalaman yang didapatkan, pemuda akan menggunakan untuk bekal dia selanjutnya. Dampaknya akan berantai dan tidak hanya berhenti hanya di dia saja,” ungkapnya.
Ditanya siapa calon bupati dan wakil bupati yang tepat untuk memimpin Kendal, mantan pengurus DPD KNPI Jawa Tengah ini mengaku dirinya telah memiliki pilihan. Dikatakan, sebagai orang yang telah banyak terlibat dalam organisasi kepemudaan, dirinya lebih menekankan pada program pemberdayaan pemuda yang ditawarkan oleh masing-masing paslon.
“Menurut saya Pak Ustad Ali figur pemimpin yang bisa menjawab harapan pemuda. Pandangannya terhadap isu kepemudaan sangat responsif. Ditambah calon wakilnya Ibu Ani yang berpengalaman sebagai pengusaha dan ternyata juga GTT, makin menguatkan ruang-ruang pemberdayaan bagi pemuda,” ujar dia.
Terkait majunya Ketua KNPI Jawa Tengah, Tino Indra Wardono, di Pilkada Kendal, Santoso menyatakan bahwa pilihan politik itu soal rasa. Biarpun tidak lagi menjadi pengurus, sebagai kader dirinya mengaku masih menjiwai nilai dan semangat KNPI.
“Lebih pas lagi, untuk program-program sejenis dari pemerintah bisa memberdayakan para pemuda. Kenapa pemuda, karena dengan memberikan ilmu dan skill kepada pemuda, dampaknya akan berlanjut. Dari pengalaman yang didapatkan, pemuda akan menggunakan untuk bekal dia selanjutnya. Dampaknya akan berantai dan tidak hanya berhenti hanya di dia saja,” ungkapnya.
Ditanya siapa calon bupati dan wakil bupati yang tepat untuk memimpin Kendal, mantan pengurus DPD KNPI Jawa Tengah ini mengaku dirinya telah memiliki pilihan. Dikatakan, sebagai orang yang telah banyak terlibat dalam organisasi kepemudaan, dirinya lebih menekankan pada program pemberdayaan pemuda yang ditawarkan oleh masing-masing paslon.
“Menurut saya Pak Ustad Ali figur pemimpin yang bisa menjawab harapan pemuda. Pandangannya terhadap isu kepemudaan sangat responsif. Ditambah calon wakilnya Ibu Ani yang berpengalaman sebagai pengusaha dan ternyata juga GTT, makin menguatkan ruang-ruang pemberdayaan bagi pemuda,” ujar dia.
Terkait majunya Ketua KNPI Jawa Tengah, Tino Indra Wardono, di Pilkada Kendal, Santoso menyatakan bahwa pilihan politik itu soal rasa. Biarpun tidak lagi menjadi pengurus, sebagai kader dirinya mengaku masih menjiwai nilai dan semangat KNPI.
Lihat Juga :