Mantan Pengurus KNPI Jateng Dukung Ustad Ali dan Ani di Pilkada Kendal
Minggu, 04 Oktober 2020 - 11:03 WIB
Pegiat sosial kemasyarakatan, Akhirin Santoso mendukung paslon ustad Ali dan Ani di Pilkada Kendal 2020.
KENDAL - Kabupaten Kendal memiliki banyak potensi yang dapat dikembangkan untuk mengangkat perekonomian daerah. Untuk menggali potensi tersebut, pemerintah didorong melibatkan pemuda dalam program pembangunan yang akan dilaksanakan.
Pegiat sosial kemasyarakatan, Akhirin Santoso, menyoroti peran strategis pemuda bagi keberlanjutan pembangunan daerah. Menurutnya, dari angkatan muda inilah, daerah diharapkan akan makin berkembang di masa mendatang. Mantan pengurus KNPI Jawa Tengah itu mencontohkan potensi yang dapat dikembangkan di sekitar tempat tinggalnya di Boja.
Menurutnya, sektor UMKM dan peternakan memiliki prospek yang baik untuk menopang perekonomian warga setempat yang sebagian besar bekerja di sektor perkebunan dan pengelolaan sumber daya alam. Sayangnya, imbuh pegiat pendampingan peternak di NGO Tapak Daud, potensi tersebut masih belum dioptimalkan.
“Inilah PR bagi para calon pemimpin Kendal. Sebenarnya ada banyak program pemberdayaan ekonomi yang dilakukan pemerintah. Tapi karena pendampinginnya tidak berkelanjutan, program itu terputus. Akibatnya, manfaatnya hanya berhenti di perorangan atau kelompok yang menerima program,” terang Santoso.
Pegiat sosial kemasyarakatan, Akhirin Santoso, menyoroti peran strategis pemuda bagi keberlanjutan pembangunan daerah. Menurutnya, dari angkatan muda inilah, daerah diharapkan akan makin berkembang di masa mendatang. Mantan pengurus KNPI Jawa Tengah itu mencontohkan potensi yang dapat dikembangkan di sekitar tempat tinggalnya di Boja.
Menurutnya, sektor UMKM dan peternakan memiliki prospek yang baik untuk menopang perekonomian warga setempat yang sebagian besar bekerja di sektor perkebunan dan pengelolaan sumber daya alam. Sayangnya, imbuh pegiat pendampingan peternak di NGO Tapak Daud, potensi tersebut masih belum dioptimalkan.
“Inilah PR bagi para calon pemimpin Kendal. Sebenarnya ada banyak program pemberdayaan ekonomi yang dilakukan pemerintah. Tapi karena pendampinginnya tidak berkelanjutan, program itu terputus. Akibatnya, manfaatnya hanya berhenti di perorangan atau kelompok yang menerima program,” terang Santoso.
Lihat Juga :