Perlu Strategi Perkuat Industri Baja Nasional Disaat Pandemi COVID-19

Kamis, 01 Oktober 2020 - 07:37 WIB
Taufiek menjelaskan, negara-negara yang berkonsentrasi di industri baja, menggunakan skema stimulus untuk membangkitkan industry baja nasional mereka. Dengan skema stimulus ini, diharapkan permintaan baja tumbuh sehingga semua ekosistem yang ada di industry baja ini juga ikut bergerak.

“Pemerintah China juga sama, mengeluarkan bounce sampai sekitar USD326 miliar. Jadi pemerintah pusat dan derah, untuk proyek pembangunan hampir 13 airport. Kemudian 9 railway. Semua ditujukan untuk membangkitkan (demand baja). Dan estimasi dari proyek yang seperti itu, di Cina itu 21 juta ton dapat terserap di proyek-proyek tersebut,” urainya lagi. (BACA JUGA: Vanuatu Mengeluh Diserang Troll Online usai Usik RI soal Papua Barat)

Ia menambahkan, jika diliat dari peta dunia, 52 % pengguna baja itu disektor konstruksi dan bangunan. 16 persennya diequipment/machining, 12 persennya di sector otomotif, 10 persennya di house hold, dan 3 persen di sektor lainnya seperti alat elektronik. Ini adalah gambaran besar mengapa infrastruktur menjadi penting untuk di dorong oleh dana pemerintah.

Selain itu, instrument lain yang tak kalah penting dalam memperkuat industry baja nasional menurut Taufik adalah SNI produk baja dan peningkatan TKDN. Ia menilai, secara teknik, SNI merupakan instrument yang cukup bagus untuk membendung, impor-impor produk yang dihilir.

Dalam kesempatan yang sama, nara sumber lainnya Stephanus Koeswandi, Vice President PT Tata Metal Lestari, perusahaan penyedia Baja Lapis Zinc Aluminium dengan merek Nexalume dan Baja Ringan TASO, memaparkan strategi pelaku usaha dalam menjaga industri baja nasional dalam percepatan infrastruktur di masa pandemi.

Dia menjelaskan, seperti sepakbola, ada 2 strategi yang dapat dilakukan pengusaha dalam kondisi ini. Yang pertama adalah strtegi bertahan. Caranya dengan menjaga kesehatan dan keamanan kerja di lingkungan industri baja nasional, dan menjaga perekonomian dan memproteksi industri baja nasional dari baja impor.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!