Gelar Unjuk Rasa, ISSC Desak Menkeu Purbaya Setop Impor Baja dari Vietnam dan China

Selasa, 28 Oktober 2025 - 15:36 WIB
loading...
Gelar Unjuk Rasa, ISSC...
Ratusan pekerja yang tergabung dalam Indonesian Society of Steel Construction (ISSC) meminta Menteri Keuangan (Menkeu) Purbaya Yudhi Sadewa menghentikan impor baja dari Vietnam dan China. Foto/istimewa
A A A
JAKARTA - Indonesian Society of Steel Construction (ISSC) meminta Menteri Keuangan (Menkeu) Purbaya Yudhi Sadewa menghentikan impor baja dari Vietnam dan China. Sebab hal itu merugikan industri dalam negeri, pelaku UMKM, dan menutup lapangan kerja.

Desakan tersebut disampaikan ratusan pekerja industri baja saat menggelar aksi unjuk rasa di depan Kantor Pusat Direktorat Jenderal Bea dan Cukai (DJBC), Kementerian Keuangan, Jakarta Timur, pada Selasa (28/10/2025).

Ketua Umum ISSC Budi Harta Winata mengatakan pihaknya meminta Kemenkeu menghentikan impor konstruksi baja dari Vietnam dan China. Tindakan itu penting supaya tidak mengganggu iklim usaha konstruksi baja dalam negeri. "Kami meminta Kementerian Keuangan untuk menyetop impor-impor konstruksi baja dari Vietnam dan China," ujarnya.

Baca juga: Seruan 5 Langkah Melindungi Industri Nasional dari Serbuan Baja Impor

Budi menyebut, masuknya baja konstruksi dari Vietnam dan China bukan karena kekurangan kapasitas nasional, melainkan akibat praktik predatory pricing, perbedaan aturan antarnegara, serta lemahnya pengawasan impor.

Dalam aksinya, para pengunjuk rasa juga meminta Bea Cukai memberikan informasi siapa mengizinkan impor baja. Sebab persoalan impor baja menyangkut lintas kementerian. "Siapa sebenarnya yang memberikan izin impor baja, padahal bisa dibuat di dalam negeri, kenapa bebas masuk dari Vietnam dan China," katanya.

Baca juga: Baja Murah China Banjiri Pasar Global, Banyak Negara Mengecam
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
3.761 Personel Dikerahkan...
3.761 Personel Dikerahkan Amankan Aksi Unjuk Rasa di 2 Lokasi di Jakarta Hari Ini
7.000 Massa Gelar Unjuk...
7.000 Massa Gelar Unjuk Rasa Dukung Pemerintahan Prabowo di Silang Monas
5 Titik Aksi Demo di...
5 Titik Aksi Demo di Jakarta Hari Ini, 4.263 Personel Gabungan Dikerahkan
Polda Metro Jaya Terjunkan...
Polda Metro Jaya Terjunkan 4.131 Personel Kawal Demo di Jakarta Hari Ini
5 Titik Demo di Jakarta...
5 Titik Demo di Jakarta Hari Ini, Bundaran HI hingga Gedung DPR
Sempat Memanas, Mahasiswa...
Sempat Memanas, Mahasiswa yang Demo di Jalan Jenderal Sudirman Akhirnya Membubarkan Diri
Panaskan Mesin Ekonomi,...
Panaskan Mesin Ekonomi, Purbaya Tawarkan Bunga Kredit 4% untuk UKM Eksportir
Panda Bond Bakal Dinilai...
Panda Bond Bakal Dinilai Lembaga Rating China, Purbaya Tak Peduli Hasil S&P dan Moody's
Panda Bond Akan Manfaatkan...
Panda Bond Akan Manfaatkan Skema LCT, Bisa Tambah Cadev USD50 Miliar
Rekomendasi
Bantah Militernya Melemah,...
Bantah Militernya Melemah, Iran Klaim Selalu Membuat Terobosan yang Tak Diprediksi Musuh
Setelah Saling Serang,...
Setelah Saling Serang, AS dan Iran Sepakat Menahan Diri, Ternyata Ini Pemicunya!
Tito Dorong Penguatan...
Tito Dorong Penguatan BNPP RI untuk Percepatan Pembangunan dan Keamanan Perbatasan
Berita Terkini
JKF Fun Padel Competition...
JKF Fun Padel Competition 2026 Perkuat Kolaborasi Lintas Sektor Instansi di Jakarta
Isak Tangis Keluarga...
Isak Tangis Keluarga Kecelakaan Maut di Bekasi Timur: Saya Nggak Kuat Anaknya Masih Kecil
Manfaat MBG Dirasakan...
Manfaat MBG Dirasakan Petani dan Pedagang di Pedesaan dan Daerah 3T
Jro Bima, Memperluas...
Jro Bima, Memperluas Pengabdian untuk Bali lewat Jalur Politik
Polisi Amankan Sopir...
Polisi Amankan Sopir Truk Kecelakaan Maut di Bekasi
Kronologi Kecelakaan...
Kronologi Kecelakaan Maut Truk Rem Blong di Bekasi Timur, 1 Orang Tewas dan 5 Luka
Infografis
ASEAN dan China Berseteru,...
ASEAN dan China Berseteru, Dua Kapal Induk AS Unjuk Kekuatan
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved