Pamsimas Mangkrak, Masyarakat Manfaatkan Air Danau untuk Kebutuhan Sehari-hari
Rabu, 30 September 2020 - 06:40 WIB
(Baca juga: Lepas Pengawasan Ibu, Bayi 1,5 Tahun Tewas Tercebur Kolam )
Tak adanya listrik dari PLN, membuat masyarakat di pekon tersebut harus mengandalkan Pembangkit Listrik Tenaga Surya (PLTS) sebagai Aliran listrik rumah mereka. Namun, karena tegangan (Voltase) PLTS yang rendah, sehingga tak mampu untuk mengoperasikan mesin pompa air untuk mengisi bak Pamsimas.
Wahyudi, seorang warga setempat mengatakan program pamsimas yang di bangun pada 2017 lalu hanya difungsikan sementara waktu sejak dibangun.
”Sejak dibangun bak pamsimas itu cuma dipake 3 kali. Tapi karena biaya bensin mesin sedot air terlalu tinggi jadi sampi saat ini tidak di fungsikan lagi. Kalo ngandelin PLTS boro-boro untuk nyedot air, untuk listrik di rumah aja cuma hidup 12 jam dari jam 6 sore sampe jam 6 pagi”, ucap wahyudi sembari tersenyum
Ia juga mengaku harus mengunjal air setiap harinya dari danau guna keperluan sehari-hari.
Tak adanya listrik dari PLN, membuat masyarakat di pekon tersebut harus mengandalkan Pembangkit Listrik Tenaga Surya (PLTS) sebagai Aliran listrik rumah mereka. Namun, karena tegangan (Voltase) PLTS yang rendah, sehingga tak mampu untuk mengoperasikan mesin pompa air untuk mengisi bak Pamsimas.
Wahyudi, seorang warga setempat mengatakan program pamsimas yang di bangun pada 2017 lalu hanya difungsikan sementara waktu sejak dibangun.
”Sejak dibangun bak pamsimas itu cuma dipake 3 kali. Tapi karena biaya bensin mesin sedot air terlalu tinggi jadi sampi saat ini tidak di fungsikan lagi. Kalo ngandelin PLTS boro-boro untuk nyedot air, untuk listrik di rumah aja cuma hidup 12 jam dari jam 6 sore sampe jam 6 pagi”, ucap wahyudi sembari tersenyum
Ia juga mengaku harus mengunjal air setiap harinya dari danau guna keperluan sehari-hari.
Lihat Juga :