Aksi Saling Lapor: Appi-Rahman Laporkan Imun, Adama' Adukan Appi-Rahman

Selasa, 29 September 2020 - 10:42 WIB
Aduan kedua, dilancarkan oleh tim Paslon Danny Pomanto-Fatmawati Rusdi alias Adama' ke Bawaslu Makassar . Ketua Tim Hukum Adama', Muchtar Juma' tak menampiknya. "Iya, sudah tadi. Ada tadi tim juga datang ke sana (Bawaslu Makassar) untuk melengkapi berkasnya," jelas MJ sapaan akrabnya.

Politisi Nasdem Makassar ini menyebutkan bahwa aduan pihaknya tersebut terkait adanya salah satu Paslon yang melakukan kampanye di luar jadwal tepatnya setelah penetapan nomor urut. Padahal sesuai regulasi, Palson dilarang berkampanye setelah penetapan nomor urut hingga tiga hari kedepan sampai masa kampanye dibuka.

"Iya, yang itu kemarin. Waktu pengundian nomor. Kita lapor saja, karena kan ada hadir Ketua Bawaslu (Nur Sari) , jadi mereka pasti lebih tahu. Pada intinya, kita mau agar supaya Bawaslu netral dan tidak ada yang memihak," harapnya.

Ketua Tim Hukum Imun, Achmad R Hamzah menanggapi laporan Appi-Rahman yang dituduhkan terhadap pihaknya. Dia mengaku siap memberikan penjelasan ke Bawaslu Makassar jika memang mendapat panggilan.

"Tim Imun konsisten dan patuh terhadap regulasi KPU terkait dengan pemasangan baliho. Jadi yang menjadi persoalan di sini, siapa sebenarnya yang melanggar. Jangan sampai balihonya si nomor urut 2, yang justru melanggar," paparnya.

Achmad menegaskan, tata cara pemasangan baliho yang dilakukan oleh tim Imun sudah sesuai regulasi yang ditentukan oleh KPU dan Bawaslu. Sehingga jika ada baliho yang dipasang sebelum penetapan Paslon dianggapnya sebagai APK liar. Baca Juga : Pasangan Calon Bisa Didiskualifikasi karena Dana Kampanye

"Oleh karena itu, kalau ada pihak yang merasa balihonya ditutupi, harus dikaji dulu. Yang melanggar siapa, yang dilanggar siapa. Kami menunggu undangan klarifikasi dari Bawalu, supaya kami ada kesempatan untuk menjelaskan itu," tandasnya.

Terpisah, Komisioner Bawaslu Makassar, Sri Wahyuni mengungkapkan sejak dibukanya tahapan kampanye sejak 26 September 2020 lalu, sudah ada dua laporan masuk. Laporan tersebut bahkan kompak diadukan pada Senin (28/9) kemarin.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!