Awas, Kekeringan Akibat Musim Kemarau Landa Wilayah Sumba Timur

Senin, 28 September 2020 - 09:10 WIB
Dijelaskannya, kekeringan meteorologis atau hari tanpa hujan sebagai indikatornya adalah, jika lebih lama dari 21 hari tanpa hujan artinya berstatus siaga, kemudian jika lebih dari 31 hari dinyatakan waspada, dan lebih dari 61 hari dianyatakan awas.

(Baca juga: 4 Pesawat Sukhoi Siaga Tempur di Lanud Iswahjudi, Ada Apa? )

"Untuk Sumba Timur sendiri beberapa wilayah seperti Kecamatan Haharu, Kanantang, dan juga Ewaingapu, kategori awas. Juga pada Kecamatan Pahunga Lodu, Umalulu, dan wulla Waijellu," tandas Elias.



Untuk awal musim penghujan sendiri, kata Elias, bagian utara hingga selatan Sumba Timur , diperkirakan awal terjadi dasarian dua Desember. Sedangkan untuk bagian tengah dasarian satu.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!