Rencana Trump Tahan Dana WHO Hadapi Pandemi Tuai Sorotan
Rabu, 15 April 2020 - 13:51 WIB
"Sekarang adalah waktu untuk persatuan dan komunitas internasional untuk bekerja bersama dalam solidaritas untuk menghentikan virus ini dan konsekuensinya yang menghancurkan," kata Guterres dalam sebuah pernyataan dilansir dari Al Jazeera, Rabu, (15/04/2020).
WHO tidak segera berkomentar terkait dengan pernyataan Presiden Amerika Serikat tersebut.
Sementara dr Nahid Bhadelia, seorang spesialis penyakit menular dan direktur medis Unit Patogen Khusus di Universitas Boston Menulis di media sosialnya terkait hal ini. Ia mengatakan penarikan dana akan menjadi bencana.
"Memotong 15 persen (kontribusi AS) dari anggaran WHO selama pandemi terbesar yang diproyeksikan pada abad terakhir adalah bencana mutlak," tulisnya di Twitter.
"WHO adalah mitra teknis global, platform di mana negara-negara berdaulat berbagi data/teknologi, mata kita pada lingkup global pandemi ini," lanjutnya.
WHO tidak segera berkomentar terkait dengan pernyataan Presiden Amerika Serikat tersebut.
Sementara dr Nahid Bhadelia, seorang spesialis penyakit menular dan direktur medis Unit Patogen Khusus di Universitas Boston Menulis di media sosialnya terkait hal ini. Ia mengatakan penarikan dana akan menjadi bencana.
"Memotong 15 persen (kontribusi AS) dari anggaran WHO selama pandemi terbesar yang diproyeksikan pada abad terakhir adalah bencana mutlak," tulisnya di Twitter.
"WHO adalah mitra teknis global, platform di mana negara-negara berdaulat berbagi data/teknologi, mata kita pada lingkup global pandemi ini," lanjutnya.
(agn)
Lihat Juga :