72 Calon Kepala Daerah Petahana Langgar Protokol COVID-19
Minggu, 27 September 2020 - 11:42 WIB
"Lalu dalam kita evaluasi dengan Mendagri dan jajaran karena beliau begitu konsern, pak Tito ingin katakan bahwa pilkada adalah program nasional yabg harus sukses, aman, lancar dan demokratis. Agar daerah memiliki kepemimpinan yang definitif dimasa sulit sekarang karena kita menghadapi COVID-19 dan dampak sosial ekonominya," ungkapnya.
Baca juga: Kampanye Virtual Paslon Pilkada di Tengah Pandemi Diapresiasi
Kastorius juga mengungkapkan alasan tetap digelarnya pilkada 2020 karena ada 210 kepala daerah yang terdiri dari Gubernur, Bupati, Walikota masa tugasnya telah habis. Jadi menurutnya harus ada refreshing of leadership.
Alasan lainnya bahwa Pilkada ini harus dijadikan momentum yang pas untuk gerakan bersama melawan COVID-19 seperti yang dialami oleh hampir 54 negara di dunia yang menyelenggarakan pemilu di masa COVID-19, dan mereka berhasil ada yang berhasil ada kurang berhasil.
"Oleh karenanya dari studi internasional itu dan juga satu tekad dan juga regulasi yang kita buat maka itulah," kata dia.
Baca juga: Kampanye Virtual Paslon Pilkada di Tengah Pandemi Diapresiasi
Kastorius juga mengungkapkan alasan tetap digelarnya pilkada 2020 karena ada 210 kepala daerah yang terdiri dari Gubernur, Bupati, Walikota masa tugasnya telah habis. Jadi menurutnya harus ada refreshing of leadership.
Alasan lainnya bahwa Pilkada ini harus dijadikan momentum yang pas untuk gerakan bersama melawan COVID-19 seperti yang dialami oleh hampir 54 negara di dunia yang menyelenggarakan pemilu di masa COVID-19, dan mereka berhasil ada yang berhasil ada kurang berhasil.
"Oleh karenanya dari studi internasional itu dan juga satu tekad dan juga regulasi yang kita buat maka itulah," kata dia.
(luq)
Lihat Juga :