72 Calon Kepala Daerah Petahana Langgar Protokol COVID-19

Minggu, 27 September 2020 - 11:42 WIB
loading...
72 Calon Kepala Daerah...
Pendukung salah seorang kandidat petahana di Kabupaten Luwu Timur sesaat sebelum melakukan pendaftara di KPU. Foto: SINDOnews/Fitra Budin
A A A
JAKARTA - Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) mengungkapkan ada 72 calon kepala daerah petahana yang melanggar protokol kesehatan COVID-19 saat pendaftaran bakal pasangan calon untuk pemilihan kepala daerah (pilkada) 2020 di KPU.

"Yang melanggar 243 yang ditegur keras oleh Mendagri langsung, 72 mereka yang petahana bahkan kita ancam sanksi untuk ditunda pelantikannya, ditegur, bahkan diberhentikan kita memakai rujukan undang-undang pemerintahan daerah nomor 23 tahun 2014," ujar Staf Khusus Mendagri Bidang Politik dan Media, Kastorius Sinaga dalam diskusi Polemik MNC Trijaya bertajuk Pilkada di Tengah Pandemi, Sabtu (26/9/2020).

Baca juga: Pjs Kepala Daerah yang Tidak Segera Cairkan Dana Hibah Pilkada Akan Diganti

Kastorius mengungkapkan hingga tanggal 18 September 2020, jumlah bapaslon sebanyak 740 bapaslon di 270 wilayah. Menurutnya 500 yang dianggap tertib bisa dijadikan contoh bagi 243 bapaslon yang telah melanggar protokol kesehatan COVID-19 .

"Ada distorsi yang sebenarnya kalau dihitung dari statistik, 500 bapaslon tertib 243 tidak tertib kenapa? ada dua kemungkinan satu adalah bahwa mereka tidak tahu tentang aturan itu lalu masih melihat pendaftaran paslon itu bisa diikuti oleh arak-arakan atau konvoi," jelasnya.

Kastorius pun menegaskan bahwa Mendagri Tito Karnavian bersama jajarannya langsung mengevaluasi kejadian tersebut. Karena menurutnya Tito sangat concern dengan jalannya pilkada 2020.

"Lalu dalam kita evaluasi dengan Mendagri dan jajaran karena beliau begitu konsern, pak Tito ingin katakan bahwa pilkada adalah program nasional yabg harus sukses, aman, lancar dan demokratis. Agar daerah memiliki kepemimpinan yang definitif dimasa sulit sekarang karena kita menghadapi COVID-19 dan dampak sosial ekonominya," ungkapnya.

Baca juga: Kampanye Virtual Paslon Pilkada di Tengah Pandemi Diapresiasi

Kastorius juga mengungkapkan alasan tetap digelarnya pilkada 2020 karena ada 210 kepala daerah yang terdiri dari Gubernur, Bupati, Walikota masa tugasnya telah habis. Jadi menurutnya harus ada refreshing of leadership.

Alasan lainnya bahwa Pilkada ini harus dijadikan momentum yang pas untuk gerakan bersama melawan COVID-19 seperti yang dialami oleh hampir 54 negara di dunia yang menyelenggarakan pemilu di masa COVID-19, dan mereka berhasil ada yang berhasil ada kurang berhasil.

"Oleh karenanya dari studi internasional itu dan juga satu tekad dan juga regulasi yang kita buat maka itulah," kata dia.
(luq)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Daftar 4 Gubernur Terpilih...
Daftar 4 Gubernur Terpilih di Pulau Jawa dan Banten, Nomor Buncit Duet Petahana
Quick Count SCL Taktika:...
Quick Count SCL Taktika: Petahana Edi-Rendi Unggul 70% di Pilkada Kukar
Kades di Kebumen Uji...
Kades di Kebumen Uji Materi UU Pilkada di MK, Minta Masa Cuti Calon Petahana Diperpanjang
Alasan Warga Sukabumi...
Alasan Warga Sukabumi Pilih Achmad Fahmi di Pilkada 2024, Sudah Terbukti Ganteng
Debat Pertama Pilgub...
Debat Pertama Pilgub Jatim, Jubir Sebut Khofifah-Emil Unggul
Soal Kans Calon Petahana...
Soal Kans Calon Petahana di Pilkada Kota Cilegon 2024, Ini Kata Pengamat
Lakukan Mutasi Pejabat...
Lakukan Mutasi Pejabat Jelang Pilkada, Petahana Dapat Didiskualifikasi
Kevin Wu Berpeluang...
Kevin Wu Berpeluang Lolos ke Kebon Sirih Kalahkan Petahana
6 Krisis yang Menjadi...
6 Krisis yang Menjadi Isu Utama Pemilu Parlemen Selandia Baru, dari Ekonomi hingga Keadilan Sosial
Rekomendasi
Pesta Akbar Piala Dunia...
Pesta Akbar Piala Dunia 2026, Tiga Upacara Pembukaan Digelar
Harga Pertamax Naik...
Harga Pertamax Naik Rp16.250, Bahlil: Sudah Diperhitungkan Secara Bijak
Janji Manis Ledakan...
Janji Manis Ledakan Ekonomi Piala Dunia 2026, Awas! Tensi Geopolitik Bisa Bikin Zonk
Berita Terkini
China Bakal Bangun Pusat...
China Bakal Bangun Pusat Padi dan Sekolah Vokasi di Papua
GTV Targetkan Ribuan...
GTV Targetkan Ribuan Peserta Liga Bintang Juara, Siapkan Babak Nasional di Jakarta
Kadisdik Tangerang:...
Kadisdik Tangerang: Liga Bintang Juara Jadi Ajang Pemerataan dan Kreativitas Siswa
Wali Kota Tangerang...
Wali Kota Tangerang Apresiasi Liga Bintang Juara, Dorong Generasi Berpikir Cepat dan Tepat
Kembangkan Kasus Gading...
Kembangkan Kasus Gading Gajah, Polda Riau Telusuri Aliran Dana Rp1,8 Miliar
Pramono Buka Jakarta...
Pramono Buka Jakarta Fair Kemayoran 2026, Transaksi UMKM Ditarget Capai Rp8 Triliun
Infografis
Penyebab Kasus Covid-19...
Penyebab Kasus Covid-19 di Singapura dan Malaysia Melonjak
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved