Pemkot Surabaya Gelar Rapid Test Dadakan di Tempat Nongkrong Anak Muda

Sabtu, 26 September 2020 - 10:25 WIB
(Baca juga: Kukuhkan Enam Pjs Bupati dan Wali Kota, Ini Pesan Gubernur Khofifah )

Berbeda dengan rapid test pada umumnya, alat rapid test yang digunakan yakni rapid test antigen. Pengambilan sampel melalui lendir yang ada di hidung layaknya tes swab. "Target kita 500 orang," katanya.

Menurutnya, bagi yang mendapat hasil reaktif dan merupakan warga Surabaya akan langsung dibawa ke Asrama Haji untuk menjalani karantina. Sementara bagi yang bukan warga Surabaya akan dibawa ke Rumah Sakit Lapangan milik Pemerintah Provinsi Jawa Timur.
(msd)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!