Update Kebakaran TPA Jatiwaringin Tangerang, Titik Api Tersisa 30 Persen

Rabu, 08 Juli 2026 - 15:19 WIB
Kebakaran di TPA memiliki karakteristik berbeda dengan kebakaran lahan gambut. Sebab, tumpukan sampah di TPA Jatiwaringin telah menggunung selama bertahun-tahun sehingga menghasilkan kandungan gas metana.

Karena itu, proses pemadaman membutuhkan penanganan khusus. Petugas harus mengurai gunungan sampah menggunakan alat berat agar titik api di bagian dalam lebih mudah dijangkau dan dipadamkan.

"Karena memang struktur sampah dengan gambut ini berbeda. Kalau gambut kan memang sulit juga, tapi lebih berat TPA, sampah TPA yang menggunung ya, bukan sekedar sampah tapi yang sudah menggunung, yang sudah puluhan tahun karena dia mengandung gas metana, gas listrik,” ungkapnya.

Hingga kini, pemadaman masih dilakukan melalui tiga metode yakni penyiraman dari darat oleh petugas pemadam kebakaran, water bombing menggunakan helikopter BNPB, serta injeksi pada titik panas oleh Manggala Agni.

“Jumlahnya secara bertahap meningkat, dari mulai satu, dua, sampai sekarang udah empat. Tapi, yang beroperasi hari ini tiga karena satunya ada kegiatan lain,” ucap Achmad.
(jon)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!