BNN-Bea Cukai Sita 3,37 Ton Narkotika, Sahroni: Kejar Bandar Utamanya

Jum'at, 03 Juli 2026 - 12:49 WIB
Meski demikian, Sahroni meminta BNN untuk tetap fokus memberantas bandar dan pengedar narkoba ini. Ia ingin, mata rantai peredaran narkoba ini benar-benar diputus tuntas.

“BNN juga harus tetap fokus memutus rantai pasok narkotika dengan memperbanyak operasi skala besar yang menyasar bandar utamanya. Kalau kita hanya mencegat saat barangnya sudah masuk ke Indonesia, persoalan ini tidak akan pernah selesai," tuturnya.

"Karena itu, saya mendorong BNN memperkuat kerja sama internasional, termasuk dengan Interpol dan aparat penegak hukum di negara-negara lain, untuk mengejar para bandar yang memasok narkotika ke Indonesia. Buktikan Indonesia bukan pasar yang mudah dimasuki jaringan narkotika internasional,” pungkas Sahroni.

Diketahui, BNN bersama Direktorat Jenderal Bea dan Cukai membongkar modus penyelundupan 3,37 ton kuncup bunga cannabinoid asal Thailand yang diamankan di sebuah gudang kawasan Pergudangan Prambanan Bizland, Kecamatan Cerme, Kabupaten Gresik, Jawa Timur. Kepala BNN Komjen Pol Suyudi Ario Seto mengatakan 3,37 ton kuncup bunga ganja itu masuk ke Indonesia melalui jalur impor resmi dengan dokumen kepabeanan yang tampak sah.
(rca)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!