Ratusan Program Pemprov Sulsel Dipangkas karena Tak Relevan

Senin, 21 September 2020 - 07:27 WIB
"Jadi program yang dipangkas itu ada sifatnya program secara redaksional berulang,padahal subtansinya hampir sama. Itu yang pertama. Kemudian ada program yang dalam RPJMD tidak inline dengan prioritas khususnya indikator utama dalam RPJMD," urai dia. Baca Juga : Rancangan Awal Perubahan RPJMD Sulsel 2018-2023 Diteken Gubernur

Edi menerangkan, revisi RPJMD Provinsi Sulsel Tahun 2018-2023 perlu dilakukan untuk menyesuaikan kondisi saat ini. Disamping untuk melakukan penyesuaian target indikator ekonomi makro Sulsel yang selaras dengan percepatan pemulihan ekonomi atas dampak pandemi COVID-19.

Tahapan perubahan RPJMD ini sebelumnya sudah melalui tahap forum konsultasi publik. Dari hasil tahapan itu, dilakukan penajaman program yang akan dilakukan kedepan di berbagai sektor.

"Anggaplah misalnya di sektor urusan pertanian. Kalau kemarin kan kita fokus hilirisasi. Kalau hasil konsultasi publik kemarin kita juga didorong stakheolder terkait supaya kita juga mendorong program pertanian organik di Sulsel," papar Edi.

Setelah melalui tahapan konsultasi publik, kembali dikakukan verifikasi tiap OPD. Diharapkan dalam waktu dekat, rancangan awal perubahan RPJMD Sulsel sudah bisa dibahas di DPRD Sulsel. "Saat ini sudah tahap persiapan pembahasan di DPRD juga," pungkasnya.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!