Petani Bawang Mengeluh Cari Pupuk Seperti Teroris
Minggu, 20 September 2020 - 06:06 WIB
“Kita malah seperti teroris. Dari satu kecamatan ke kecamatan lain mencari pupuk. Kami mohon dibantu terkait kelangkaan pupuk ini,” terangnya.(Baca juga : Polemik Hibah Persiba, Dulu Disetor ke Pemkab Sekarang Diminta Kembali )
Mendapat laporan dari petani tetang kelangkaaan pupuk ini, anggota DPR RI Gandung Pardiman langsung bereaksi. Menurutnya kelangkaan pupuk ini disinyalir ada permainan di tingkat hulu.
“Ini pasti ada permainan, kami akan urus hal ini. Kami akan membentuk tim dari anggota DPRD kabupaten, DIY hingga pusat untuk menelusuri ini agar pupuk tidak lagi jadi bahan permainan. Siapa yang mempermainkan ini akan ita kejar,” jelasnya.
Menurut Ketua DPD I Partai Golkar DIY ini hasil panen bawang merah para petani masih bisa ditingkatkan lagi. Untuk itu Gandung berencana melakuan kerjasama dengan Lembaga Ilmu Pengetahuan Indonesia (LIPI) untuk meningkatkan hasil panen petani.(Baca juga : Air Limbah Masuk ke Pemukiman, TPST Piyungan Diblokade Warga )
Dalam kesempatan itu Gandung juga memborong hasil panen petani. Politis senior Partai Golkar ini membeli bawang merah sebanyak Rp5 juta. Bawang merah yang dibeli itu kemudia dibagikan kembali kepada para petani yang belum panen. Selain itu Gandung juga memberikan bantuan uag tunai kepada kelompok tani. Bantuan yang sama sebelumnya juga diberikan Gandung kepada kelompok tani ini saat mereka mengeluhkan kesulitan air bagi lahan pertanian mereka.
Mendapat laporan dari petani tetang kelangkaaan pupuk ini, anggota DPR RI Gandung Pardiman langsung bereaksi. Menurutnya kelangkaan pupuk ini disinyalir ada permainan di tingkat hulu.
“Ini pasti ada permainan, kami akan urus hal ini. Kami akan membentuk tim dari anggota DPRD kabupaten, DIY hingga pusat untuk menelusuri ini agar pupuk tidak lagi jadi bahan permainan. Siapa yang mempermainkan ini akan ita kejar,” jelasnya.
Menurut Ketua DPD I Partai Golkar DIY ini hasil panen bawang merah para petani masih bisa ditingkatkan lagi. Untuk itu Gandung berencana melakuan kerjasama dengan Lembaga Ilmu Pengetahuan Indonesia (LIPI) untuk meningkatkan hasil panen petani.(Baca juga : Air Limbah Masuk ke Pemukiman, TPST Piyungan Diblokade Warga )
Dalam kesempatan itu Gandung juga memborong hasil panen petani. Politis senior Partai Golkar ini membeli bawang merah sebanyak Rp5 juta. Bawang merah yang dibeli itu kemudia dibagikan kembali kepada para petani yang belum panen. Selain itu Gandung juga memberikan bantuan uag tunai kepada kelompok tani. Bantuan yang sama sebelumnya juga diberikan Gandung kepada kelompok tani ini saat mereka mengeluhkan kesulitan air bagi lahan pertanian mereka.
Lihat Juga :